Faktanya, warna kulit telur dipengaruhi oleh faktor genetik yaitu adanya zat zat warna phorpyrin di saluran reproduksi ayam.
Dilansir dalam Huffington Post (26/11/2013) ayam ras dengan bulu dan cuping telinga putih menghasilkan telur dengan warna putih dan ayam dengan telinga berwarna merah cenderung menghasilkan telur berwarna kecokelatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemberian ransum yang mengandung kalsium harus disesuaikan dengan kebutuhan. Jika kadar kalsium rendah maka pengeluaran phorpyrin yang dibutuhkan untuk pewarnaan cangkang menjadi berkurang sehingga warna akan menjadi lebih putih.
Menurut jurnal berjudul Factors Causing Poor Pigmentation of Brown-Shelled Eggs yang ditulis Gary D. Butcher dan Richard D. Miles, pemakaian obat berlebihan juga berpengaruh. Obat dari golongan seperti koksidiostat mengandung nicarbazin, dosis melebihi aturan pakai pada ayam masa produksi, dapat berpengaruh terhadap pewarnaan kulit telur.
Untuk ketebalannya, kulit telur berwarna cokelat rata-rata 0,51 mm, sedangkan tebal kulit telur yang berwarna putih rata-rata 0,44 mm. Hal tersebut yang mempengaruhi kualitas. Telur berwarna cokelat yang tebal bisa lebih lama disimpan dibanding telur warna putih. Namun keduanya memiliki nutrisi yang sama yaitu 154 kkal energi, 12,4 gr protein, 10,8 gr lemak dan 0,7 gr karbohidrat.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN