Seperti yang dilansir di NY Daily News (21/11/2013), seorang peneliti dari Harvard yang berafiliasi dengan Womenβs Hospital di Boston, Dr. Ying Bao, mengatakan bahwa selama ini orang-orang sudah berpikiran bahwa kandungan lemak pada kacang dapat menyebabkan kegemukan.
Padahal, berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam New Kamis England Journal of Medicine, khasiat kacang sudah diteliti selama 30 tahun. Ternyata kacang dapat menurunkan risiko kematian akibat kanker dan penyakit jantung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil penelitian juga membuktikan, orang yang mengonsumsi 7 kali lebih banyak dalam seminggu ternyata mengalami penurunan risiko penyakit jantung sebesar 29 persen . Juga menurunan risiko kanker sekitar 11 persen dibandingkan dengan orang yang tidak pernah mengonsumsi kacang.
Selain itu di tahun 2003, FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika), mengatakan bahwa konsumsi segenggam kacang sehari cocok untuk diet rendah lemak dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Asosiasi kesehatan jantung juga menyarankan untuk mengonsumsi 4 porsi kacang tawar yang tidak diberi garam maupun minyak dalam seminggu.
Selain dapat menurunkan risiko kematian akibat kanker dan penyakit jantung, banyak penelitian sebelumnya sudah menemukan bahwa konsumsi kacang baik untuk menurunkan risiko penyakit diabetes, mencegah pembekuan darah, dan bahkan meningkatkan gairah seks.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN