Buah Pir dan Kunyit Jadi Obat Tradisional China dan India

Buah Pir dan Kunyit Jadi Obat Tradisional China dan India

- detikFood
Kamis, 21 Nov 2013 18:44 WIB
Buah Pir dan Kunyit Jadi Obat Tradisional China dan India
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sebelum obat-obatan kimia ditemukan, masyarakat dari berbagai negara menggunakan makanan yang ada di sekitarnya. Pengobatan penyakit dengan bahan-bahan alami ini dikenal lebih sehat dan lebih manjur dibanding obat-obatan kimia.

Seperti yang dilansir situs www.bodyandsoul.www, berikut ini adalah 6 bahan makanan yang digunakan berbagai negara untuk menyembuhkan penyakit secara alami dan aman.

1. China: Buah Pir

Foto: Thinkstock
Dr. Yifan Yang dari Sydney Institute of Traditional Chinese Medicine mengatakan, bahwa penyakit infeksi saat musim dingin yang menyebabkan gangguan pernapasan dapat dilawan dengan mengonsumsi dua sendok makan buah pir setiap hari selama 2 minggu. Jane Simmons, seorang ahli nutrisi juga mengatakan bahwa vitamin C dan potassium yang tinggi dalam buah pir dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

2. Rusia: Daun Jelatang

Foto: Thinkstock
Daun jelatang atau nettle dikenal dapat membuat kulit jadi gatal-gatal jika daun tersebut terkena kontak langsung dengan kulit. Namun di Rusia, dalam dosis yang wajar, daun jelatang mengandung antioksidan , Vitamin A, C, dan E yang dapat mencegah penyakit jantung. Daun jelatang juga dapat menyembuhkan kulit kusam karena dapat merangsang produksi kolagen pada kulit. Daun jelatang dapat dikonsumsi dengan cara dibuat teh atau atau dicampurkan ke dalam kaldu.

3. Meksiko: Kayu Manis

Walaupun berasal dari India, kayu manis sudah sangat terkenal sejak abad ke 16 di Meksiko. Dicampurkan ke dalam produk-produk seperti teh, makanan ringan, dessert, dan saus. Berdasarkan penelitian dari Swedia yang diterbitkan oleh American of Journal Clinical Nutrition,mengonsumsi Β½ sendok teh kayu manis setiap hari dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

4. Thailand: Serai

Foto: Thinkstock
Serai atau sereh adalah salah satu rempah-rempah yang paling banyak digunakan dalam masakan Thailand. Menurut ahli nutrisi, Jane Simmons, serai mengandung bahan kimia bernama citral yang bersifat antimikroba dan antijamur. Selain itu, sereh juga kaya akan kandungan antioksidan, vitamin C, A, B, kalium, seng, dan zat besi.

5. India: Kunyit

Foto: Thinkstock
Kunyit sudah digunakan sebagai obat tradisional selama berabad-abad di India. Karena kunyit mengandung curcumin yang berfungsi sebagai anti-inflamasi alami yang dapat mengurangi pembengkakkan akibat penyakit rheumatoid arthritis dan nyeri punggung. Selain itu, kunyit juga dapat mengobati diabetes dan alergi.

6. Jepang: Rumput Laut

Foto: Thinkstock
Produk olahan rumput laut, seperti nori, kombu, wakame dapat dengan mudah ditemukan di berbagai masakan Jepang. Sebuah studi telah membuktikan bahwa rumput laut dapat mencegah penggumpalan di dalam pembuluh darah, meningkatkan kekebalan tubuh dengan kandungan vitamin A dan C-nya, dan memerangi depresi karena kandungan omega 3-nya.
Halaman 2 dari 7
(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads