Kurangi Efek Buruk Trans Fat dengan 6 Cara Ini

Kurangi Efek Buruk Trans Fat dengan 6 Cara Ini

Odilia Winneke Setiawati - detikFood
Sabtu, 09 Nov 2013 12:11 WIB
Kurangi Efek Buruk Trans Fat dengan 6 Cara Ini
Foto: Thinkstock
Jakarta - Trans Fat merupakan lemak buatan yang banyak dipakai dalam produk makanan olahan hingga restoran. Konsumsi yang rutin bisa memicu penyakit jantung, diabetes,dan alzheimer. Gunakan cara alami untuk menguruangi efek buruknya.

Lemak trans dikenal sebagai asam lemak trans dibuat dengan penambahan hidrogen pada minyak cair sehingga menjadi padat atau setengah padat. Jenis lemak yang bisa menaikkan kadar kolesterol jahat (LDL) ini bisa dikurangi efek buruknya. Dr. Chauncey Crandall, M.D, penulis 'Health Heart Report memberikan tips jitu ini.

1. Minum air

F
Minumlah air sehari sekitar 5-8 gelas untuk membantu melunturkan lemak jahat yang ada dalam organ dalam tubuh.

2. Konsumsi buah dan sayuran segar

Foto: Thinkstock
Buah dan sayuran segar yang kaya akan serat, vitamin dna mineral sangat ampuh untuk memperbaiki segala kerusakan yang disebabkan oleh konsumsi lemak trans. Seperti naiknya kadar kolesterol darah.

3. Baca label makanan

Foto: Thinkstock
Cermatlah membaca info bahan pada kemasan. Biasanya tertulis 'bebeas lemak trans'. Lemak trans hanya diperolehkan dalam takaran 0,5 gram dalam tiap takaran saji.

4. Hindari'partially hydrogenated oils'

Foto: Thinkstock
Banyak produk camilan dan makanan olahan yang diberi keterangan 'partially hydrogenated oils'. Sebaiknya jangan pilih produk ini, karena minyak jenis ini merupakan sumber utama lemak trans.

5. Pilih mentega

Foto: Thinkstock
Sebagian besar margarin terbuat dari lemak trans. Meskipun harganya lebih murah dan rasanya gurih. Sedangkan mentega memang mengandung lemak jenuh. Namun lebih sehat karena merupakan lemak alami.

6.Hindari fast food

Foto: Thinkstock
Fast food yang ditawarkan banyak restoran berjaringan global hampir dipastikan memakai lemak trans. Karena lemak ini memberi rasa gurih enak. Sebaiknya cek dengan cermat kadar kalori pada tiap jenis menu. Pilih menu dengan bahan segar jika makan di resto fast food.
Halaman 2 dari 7
(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads