Tidur 10 Jam Sehari Anak Usia Sekolah Cenderung Makan Lebih Sedikit

Tidur 10 Jam Sehari Anak Usia Sekolah Cenderung Makan Lebih Sedikit

Deani Sekar Hapsari - detikFood
Rabu, 06 Nov 2013 06:35 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Tidur cukup juga diperlukan oleh anak-anak. Sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat mendapatkan waktu tidur yang cukup berpengaruh besar pada jumlah makanan yang dikonsumsi anak.

Tim peneliti dari Temple University menemukan anak yang tidur lebih lama dari biasanya untuk seminggu mengonsumsi lebih sedikit kalori, menurunkan tingkat kelaparan,. Juga mempengaruhi hormon leptin sebagai pengontrol berat badan dan mempunyai berat badan lebih rendah.

Studi ini melibatkan 37 anak dengan rentang umur 8-11 tahun, seperempatnya kelebihan berat badan dan obesitas. Para partisipan diminta melakukan eksperimen waktu tidur selama tiga minggu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama minggu pertama, semua anak diminta tidur dengan jumlah waktu biasa, minggu kedua pasrtisipan diminta tidur 1,5 jam lebih lama, dan minggu ketiga partisipan yang tidur kurang dari minggu kedua diminta tidur lebih lama. Sementara mereka yang tidur lebih lama diminta mengurangi waktu tidur. Waktu tidur mereka diukur dengan wrist actigraphs.

Para peneliti menemukan ada perbedaan dari dua jam dan 21 menit waktu tidur antara kondisi "kurang tidur" dan kondisi "tidur lebih". Pada minggu saat partisipan tidur lebih banyak, mereka mengonsumsi 134 kalori lebih sedikit sehari.

β€œSebagian besar perbedaan dalam asupan kalori terjadi saat penambahan tiga jam anak bangun, saat itu dilaporkan mereka mengonsumsi lebih dari 103 kcal per hari,” tutur kepala peneliti Chantelle Hart dari Departemen Center for Obesity Research and Education.

Menurut National Sleep Foundation, anak umur sekolah (5-12 tahun) harus mendapatkan 10-11 jam waktu tidur. Sementara anak yang lebih muda seperti umur TK harus mendapatkan 11-13 jam tidur, dan balita membutuhkan 12-14 jam tidur per 24 jam.

(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads