Penelitian The European Prospective Investigation of Cancer (EPIC Norfolk) menunjukkan kesepian dan sifat tertutup bisa memberi pengaruh buruk pada pola makanan pada orang lanjut usia. Sejak tahun 1993, studi ini mengamati 25.000 orang antara umur 40-80 tahun di Eropa.
Selama 20 tahun, para peneliti melihat lebih jauh bagaimana diet dan gaya hidup bisa mempengaruhi munculnya penyakit kronis seperti diabetes dan kanker. Partisipan lanjut usia yang lajang mengonsumsi 2,3 porsi sayuran lebih sedikit per hari. Sementara janda atau duda yang tinggal sendiri mengonsumsi 1,1 porsi sayuran lebih sedikit daripada orang yang menikah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βDiet seseorang tidak tetap, selalu berubah seiring dengan waktu. Selain itu, kemampuan untuk mengonsumsi makanan sehat dipengaruhi oleh lingkungan sosial seseorang seperti persahabatan dan interaksi sosial pada umumnya,β tutur Annalijn Conklin selaku kepala peneliti.
Kampanye End Loneliness yang berada di Inggris menyatakan kesepian bisa mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Kurangnya interaksi sosial bisa memicu seseorang merokok hingga 15 batang sehari hingga masalah kecanduan alkohol, dan kurangnya olaharaga.
Sebelumnya, terdapat penelitian yang menyatakan memilih teman dengan pola makan sehat sama pentingnya dengan memilih hidangan kaya nutrisi. Studi yang dilakukan oleh University of Illinois ini menemukan seseorang akan mengikuti pilihan hidangan teman semejanya baik itu sehat maupun tinggi kalori.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN