Junk Food di Meksiko Akan Dikenai Pajak

Junk Food di Meksiko Akan Dikenai Pajak

- detikFood
Rabu, 23 Okt 2013 10:06 WIB
Foto: LA Times
Jakarta - Laporan PBB menunjukkan minuman bersoda dan makanan cepat saji menjadi pemicu tingginya angka obesitas di Meksiko. Sekitar 70 persen orang dewasa disana memiliki berat badan berlebih, sementara sepertiganya mengalami obesitas.

Guna mengatasi hal ini, pemerintah Meksiko menyetujui pemberlakuan pajak untuk produk junk food, seperti soda dan makanan cepat saji.

Seperti dilansir dari LA Times (22/10/2013), kongres majelis rendah Meksiko menyetujui rencana pemberlakuan pajak untuk produk junk food. Keputusan kontroversial ini nampaknya akan menjadi hukum terbaru disana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah Meksiko telah menetapkan batasan ukuran untuk pemberlakuan pajak pada produk makanan berkalori tinggi dan minuman manis, yaitu 275 kalori per 100 gram. Makanan yang memiliki kalori di atas jumlah tersebut akan dikenakan pajak sebesar 5 persen dari harga aslinya.

Sementara itu permen karet akan dikenakan pajak sebesar 16 persen. Begitu juga dengan minuman soda yang akan mengalami kenaikan harga sebesar 8 sen atau sekitar 900 rupiah tiap liternya.

β€œMata dunia terfokus pada Meksiko,” ujar perwakilan Badan Kesehatan Dunia (WHO). Lewat iklan di koran setempat, WHO menyerukan pengesahan pajak ini secepatnya karena epidemi obesitas dan kelebihan berat badan di Meksiko memasuki tahap mengkhawatirkan.

Secara tidak langsung pemberlakuan pajak memang efektif mengurangi angka obesitas, namun langkah ini akan mempengaruhi para pemilik usaha kecil dan konsumen miskin. β€œToko-toko kecil bergantung pada penjualan soft drink agar usaha mereka tetap berjalan,” ujar juru bicara Aliansi untuk Proteksi Kerja, Cuauhtemoc Rivera.

(dni/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads