Makan Sayuran dan Ikan Cara Terbaik Untuk Kembalikan Mood

Makan Sayuran dan Ikan Cara Terbaik Untuk Kembalikan Mood

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Jumat, 18 Okt 2013 18:08 WIB
Foto: bebamfit
Jakarta - Saat mood turun tidak dianjurkan makan banyak. Karena bisa bikin tubuh jadi gendut, karena nafsu makan bertambah. Sebuah penelitian baru justru menganjurkan untuk makan agar mood jadi lebih baik.

Tim peneliti dari University of Esatern Finland, menemukan bahkan makanan dapat menjadi pelindung terhadap gangguan mood. Meskipun nafsu makan tidak dapat terkontrol, tapi ini adalah cara yang tepat untuk kembalikan mood. Asalkan jenis makanan yang dikonsumsi mengandung cukup nutrisi. Misalnya sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan ikan.

"Diet kaya sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan ikan telah terbukti dapat kembalikan mood," kata Anu Ruusunen, MSc, ahli gizi klinis dari University of Esatern Finland, seperti dikutip dari www.preventing.com. Hasil penelitian ini juga merupakan hasil penelitian tesisnya dalam program doktor epidemiologi gizi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum penelitian dilakukan, Ruusunen telah menemukan adanya hubungan ini. Sebelumnya ia telah memeriksa 13-20 buku catatan makanan dari 2.000 pria paruh baya yang berpartisipasi dalam sebuah penelitian Kuopio Ischaemic Heart Disease Risk Factor.

Selain itu, ia juga telah mempelajari kebiasaan gaya hidup dari 140 pria dan wanita selama tiga tahun dalam penelitian Finlandia Diabetes Prevention Study. Hasilnya ditemukan jika tren diet sama-sama memiliki keterkaitan dengan risiko mengalami depresi atau hilangnya mood.

Salah satu kunci untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengonsumsi makanan sumber vitamin B dan asam folat, yang banyak ditemukan dalam sayuran, buah, biji-bijian utuh dan hati. Dalam tesis Ruusunen ini berhasil mengungkapkan korelasi yang kuat antara asupan asam folat dengan mengurangi risiko depresi atau kembalikan mood jadi lebih baik.

Namun, Ruusunen juga menemukan, jika terlalu banyak mengonsumsi makanan manis justru akan meningkatkan risiko depresi atau memperparah gejalanya. Jadi sebaik mungkin hindari makanan manis ataupun minuman manis.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads