Sebelumnya, sebuah studi dari Vanderbilt University menyatakan bahwa konsumsi sayuran dari famili Brassica seperti kubis dan bokchoy bisa menurunkan risiko kanker payudara di China. Bokchoy mengandung antioksidan seperti thiocyanates, indole-3-carbinol, lutein, zea-xanthin, sulforaphane dan isothiocyanates.
Kandungan antioksidan, serat, dan betakaroten dari vitamin A terbukti membantu melawan kanker prostat, payudara, usus, dan mengurangi LDL atau kolesterol jahat dalam darah. Bok choy yang disebut juga 'sawi sendok' ini juga rendah sodium dan kaya akan kalsium dan potasium.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara mengolah bok choy bisa berdampak pada manfaat kesehatannya. Potong bokchoy lalu makan mentah atau segar. Ini cara terbaik untuk mempertahankan enzim glucosinolates yang penting untuk imunitas dan mencegah kanker. Selain itu, memasak bok choy dengan cara ditumis bisa meningkatkan penyerapan nutrisi dalam tubuh.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN