Bokchoy, si Renyah yang Berkhasiat Anti Kanker

Bokchoy, si Renyah yang Berkhasiat Anti Kanker

- detikFood
Minggu, 13 Okt 2013 12:08 WIB
Foto: www.userealbutter.com
Jakarta - Sayuran ini mempunyai tekstur renyah dan menjadi menu populer di restoran China. Selain segar, sayuran ini ternyata rendah kalori dan kaya nutrisi yang bisa menjaga tubuh tetap sehat dan langsing.

Sebelumnya, sebuah studi dari Vanderbilt University menyatakan bahwa konsumsi sayuran dari famili Brassica seperti kubis dan bokchoy bisa menurunkan risiko kanker payudara di China. Bokchoy mengandung antioksidan seperti thiocyanates, indole-3-carbinol, lutein, zea-xanthin, sulforaphane dan isothiocyanates.

Kandungan antioksidan, serat, dan betakaroten dari vitamin A terbukti membantu melawan kanker prostat, payudara, usus, dan mengurangi LDL atau kolesterol jahat dalam darah. Bok choy yang disebut juga 'sawi sendok' ini juga rendah sodium dan kaya akan kalsium dan potasium.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayuran ini juga baik untuk para pelaku diet, 100 gram bok choy mengandung 13 kalori. Jika dikonsumsi tidak memberi asupan kalori terlalu besar dan bisa membantu membakar kalori yang akan berdampak pada penurunan berat badan.

Cara mengolah bok choy bisa berdampak pada manfaat kesehatannya. Potong bokchoy lalu makan mentah atau segar. Ini cara terbaik untuk mempertahankan enzim glucosinolates yang penting untuk imunitas dan mencegah kanker. Selain itu, memasak bok choy dengan cara ditumis bisa meningkatkan penyerapan nutrisi dalam tubuh.




(dni/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads