Anak-anak yang Sering Tak Sarapan Sulit Turunkan Berat Badan

Anak-anak yang Sering Tak Sarapan Sulit Turunkan Berat Badan

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Senin, 23 Sep 2013 06:23 WIB
Foto: sheknows
Jakarta - Anak yang tak sarapan sering disebabkan karena terlambat bangun tidur atau sengaja tidak sarapan karena ingin tetap kurus. Sayangnya cara salah ini justru membuat anak jadi sulit menjaga berat badannya.

Banyak anak yang mengira tidak sarapan dianggap sebagai cara untuk mengurangi asupan kalori. Biasanya anak-anak usia remaja yang sering melakukannya. Tanpa disadari mereka justru akan makan banyak kalori sepanjang hari. Apalagi saat jam makan siang karena rasa lapar cenderung berlebih.

Jika anak-anak terlambat bangun sebaiknya siapkan menu sarapan praktis. Seperti telur rebus, omelet, roti isi selai atau sandwich sayuran. Sertakan juga buah dan susu agar lengkap nutrisinya. Menu praktis ini bisa jadikan bekal untuk dimakan saat perjalanan menuju ke sekolah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menu sarapan bernutrisi yang disajikan bisa meningkatkan konsentrasi belajar anak. Selain itu mereka juga bisa mendapatkan asupan nutrisi penting seperti zat besi, protein dan kalsium. Mereka juga cenderung memiliki angka indeks massa tubuh (BMI) yang normal. Juga erat badannya tetap normal dan ideal dibandingkan anak-anak yang sering tidak sarapan.

Selain itu, anak-anak yang selalu sarapan akan bertingkah baik saat berada di lingkungan sekolahnya. Anak-anak juga akan lebih cermat dalam memilih menu makan siangnya saat di sekolah. Karena itu, para orang tua harus menyajikan menu sarapan bernutrisi untuk anak agar anak tak lesu saat belajar.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads