Para peneliti telah menghabiskan waktu sebanyak 25 tahun untuk mengumpulkan data tentang studi ini dari 187.000 perawat, dokter dan pengasuh pribadi. Mereka telah menarik kesimpulan dari konsumsi buah utuh dan konsumsi jus buah.
Peneliti dari Harvard School of Public Health telah menemukan bahwa orang yang telah mengonsumsi buah utuh, seperti blueberry, anggur dan apel, minimal dua kali dalam setiap minggu mengalami penurunan risiko diabetes tipe 2 sebanyak 23 persen. Jika dibandingkan dengan yang memakan kurang dari sekali buah-buahan setiap bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun kandungan nutrisi keduanya kemungkinan sama, buah yang berbentuk cairan akan lebih cepat melewati saluran lambung dan usus dibandingkan dengan buah utuh. Mereka juga menemukan jika mengganti konsumsi tiga kali konsumsi jus buah per minggunya dengan tiga kali konsumsi buah utuh dapat menurunkan 7 % risiko tersebut.
Selain itu, mengubah bentuk buah menjadi jus dapat menurunkan kandungan serat itu sendiri. Contohnya, satu buah gelas jus apel ternyata tidak mengandung sedikitpun serat. Unutk membuat jus buah yang kira-kira beratnya 240 gram, kira-kira dibutuhkan 3-4 apel.
Setiap 3-4 apel tersebut mengandung 3,75 gram serat diet, dari totalnya yang 12-15 gram. Ternyata, hampir semua dari 12-15 gram serat hilang jika buah ini diolah menjadi jus.
Hal yang sama juga dapat Anda tiru dalam kotak makan siang si kecil. Sebaiknya, gantilah bekal jus buah anak dengan air putih saja, tetapi tambahkan juga buah utuh di dalamnya. Akan lebih baik jika buah hati Anda mengonsumsi sebuah jeruk utuh dibandingkan dengan segelas jus jeruk.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN