Studi ini dilakukan oleh University of Navarra di Pamplona, Spanyol. Penelitian melihat data kesehatan 5.505 pria dan wanita umur 55 tahun hingga 80 tahun di Spanyol yang berpartisipasi dalam penelitian efek diet mediterania pada risiko penyakit jantung. Tidak ada partisipan yang menunjukkan gejala depresi pada awal studi.
Setelah diteliti selama tujuh tahun 443 orang dilaporkan menderita depresi. Tim peneliti menemukan partispan yang mengonsumsi dua hingga tujuh gelas kecil wine per minggu dan rata-rata lima hingga 15 gram per harinya mempunyai risiko mengidap depresi lebih rendah daripada yang tidak pernah mengkonsumsi alkohol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βPenelitian sebelumnya menyatakan hippocampal complex bisa memainkan peran dalam perkembangan depresi. Neuroprotection yang diletakkan di hippocampus bisa mencegah para peminum ringan mengidap depresi,β tutur Miguel A. MartΓnez-GonzΓ‘lez selaku penulis studi kepada Forbes (03/09/2013).
Selain itu, faktor sosial juga bisa menjadi alasan mengapa wine bisa menurunkan depresi. Di kalangan masyarakat Spanyol, wine hampir selalu dinikmati bersama keluarga dan teman. βMenikmati kehidupan sosial telah lama terbukti bisa menurunkan risiko depresi dan bisa dengan mudah mempengaruhi hasil penelitian ini,β tambah Miguel.
(dni/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN