Bau Badan Tak Sedap? Segera Kurangi Konsumsi Junk Food dan Susu!

Bau Badan Tak Sedap? Segera Kurangi Konsumsi Junk Food dan Susu!

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Selasa, 27 Agu 2013 13:38 WIB
Bau Badan Tak Sedap? Segera Kurangi Konsumsi Junk Food dan Susu!
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kecuali genetik, makanan juga berperan penting jadi faktor pemicu bau badan. Bau badan menjadi faktor penggangu dalam pergaulan dan membuat orang kurang percaya diri. Beragam makanan pemicunya sebaiknya dihindari.

Timbunan lemak di tubuh akan terbuang oleh keringat. Tentunya keringat yang menempel di tubuh akan menjadi bakteri dan penyebab bau badan. Beberapa ahli pun menyarankan untuk menghindari makanan penyebab bau badan seperti makanan ini.

1. Alkohol

Foto: Thinkstock
Minuman yang mengandung alkohol bisa jadi penyebab bau badan. Jika diminum berlebihan, alkohol bisa menyebabkan keringat berlebih. Keringat yang keluar dari pori-pori kulit inilah yang memicu bau badan.

2. Junk food

Foto: Thinkstock
Konsumsi junk food secara berlebih bisa menimbun sel-sel lemak di dalam tubuh. Sel lemak yang terbakar akan menimbulkan keringat dan menyebabkan bau badan. Karena itu konsumsinya perlu dikurangi dan tidak boleh berlebihan.

3. Makanan rendah karbohidrat

Foto: Thinkstock
Banyak orang yang mengurangi makanan karbohidrat dan beralih pada makanan berprotein. Sebenarnya kurang konsumsi karbohidrat bisa memicu keringat berlebih. Karena menyebabkan pelepasan keton dalam aliran darah dan menyebabkan bau badan.

4. Produk susu

Foto: Thinkstock
Produk susu kaya akan protein, seperti susu segar, keju dan yogurt. Makanan ini diketahui lebih lama untuk dicerna. Jika dikonsumsi berlebih bisa menyebabkan pelepasan hidrogen sulfida dan metil merkaptan dalam tubuh yang mudah memicu bau tak sedap.

5. Daging merah

Foto: Thinkstock
Pencernaan membutuhkan waktu cukup lama untuk mencerna daging. Bahkan jika dikonsumsi terlalu banyak bisa menimbulkan keringat berlebih yang menjadi pemicu bau badan. Sebaiknya kurangi konsumsi daging merah dan perbanyak makan sayuran.
Halaman 2 dari 6
(dyh/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads