Penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health ini melibatkan 26.902 pria berumur 45-82 tahun. Selama 16 tahun (1992-2008) para partisipan mengisi kuisioner pola makan dan data perkembangan kesehatan terus dipantau.
Dilansir dalam Times of India (26/07/2013), hasil menunjukkan pria yang melewatkan makan pagi mempunyai risiko serangan jantung 27 persen lebih besar daripada orang yang rutin makan pagi. Orang yang sering melewatkan makan pagi dilaporkan berusia lebih muda, perokok, bekerja seharian penuh, tidak menikah, dan aktivitas fisik rendah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Studi ini juga menghitung beberapa faktor seperti frekuensi menonton TV, aktivitas fisik, tidur, kualitas diet, sejarah medis, dan BMI. Selain itu, terdapat faktor sosial seperti waktu kerja, status pernikahan, dan pengecekan ke dokter.
βMenggabungkan beberapa tipe makanan sehat dalam makan pagi adalah cara mudah untuk menyediakan energi cukup dan nutrisi seimbang seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Contohnya mencampurkan kacang dan buah segar dalam sereal whole grain adalah cara baik untuk memulai hari,β tambah Leah.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN