Jangan Lewatkan Sahur Untuk Hindari Risiko Penyakit Jantung

Jangan Lewatkan Sahur Untuk Hindari Risiko Penyakit Jantung

- detikFood
Rabu, 24 Jul 2013 18:03 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Perut masih kenyang dan mata mengantuk menjadi faktor utama banyak orang melewatkan sahur. Hal ini membuat tubuh tidak bugar. Sebuah studi terbaru menyatakan melewatkan sarapan dan makan terlalu malam bisa memicu penyakit jantung pada kaum pria.

Penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health ini melibatkan 26.902 pria berumur 45-82 tahun. Selama 16 tahun (1992-2008) para partisipan mengisi kuisioner pola makan dan data perkembangan kesehatan terus dipantau.

Dilansir dalam Times of India (26/07/2013), hasil menunjukkan pria yang melewatkan makan pagi mempunyai risiko serangan jantung 27 persen lebih besar daripada orang yang rutin makan pagi. Orang yang sering melewatkan makan pagi dilaporkan berusia lebih muda, perokok, bekerja seharian penuh, tidak menikah, dan aktivitas fisik rendah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, pria yang makan terlalu malam mempunyai risiko penyakit jantung 55 persen lebih besar. Hasil studi ini dipublikasikan di the American Heart Association journal Circulation. β€œMelewatkan makan pagi bisa memicu lebih dari satu faktor risiko seperti obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes yang bisa mengarah pada penyakit jantung,” tutur Leah E Cahill selaku kepala peneliti.

Studi ini juga menghitung beberapa faktor seperti frekuensi menonton TV, aktivitas fisik, tidur, kualitas diet, sejarah medis, dan BMI. Selain itu, terdapat faktor sosial seperti waktu kerja, status pernikahan, dan pengecekan ke dokter.

β€œMenggabungkan beberapa tipe makanan sehat dalam makan pagi adalah cara mudah untuk menyediakan energi cukup dan nutrisi seimbang seperti protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Contohnya mencampurkan kacang dan buah segar dalam sereal whole grain adalah cara baik untuk memulai hari,” tambah Leah.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads