Hasil peneliti dikemukakan setelah dilakukan studi longitudinal oleh Universitat Rovira i Virgili yang melibatkan 7.000 partisipan dalam jangka waktu 50 tahun di Spanyol. Tim peneliti menemukan orang yang mengonsumsi kacang-kacangan lebih dari tiga kali seminggu bisa menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi kacang sama sekali.
Mereka yang rajin makan kacang, mempunyai BMI (body mass index) lebih rendah dan pinggang lebih kecil. Tidak hanya bertubuh lebih ramping, mereka juga mempunyai pola hidup lebih sehat. Pemakan kacang cenderung tidak merokok, aktif secara fisik, dan makan makanan sehat kaya sayur, buah, dan ikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Partisipan yang mengonsumsi lebih dari tiga porsi kacang (satu porsi: 28 gram) seminggu terhindari dari risiko penyakit jantung hingga 55 persen dan kanker hingga 40 persen. Efek yang sama ditemukan saat konsumsi walnut. Hasil penemuan ini akan diterbitkan di jurnal BMC Medicine.
βWalnut kaya kandungan asam alpha-linoleic dan phytochemicals, terutama di bagian kulitnya. Kandungan serat dan mineral seperti kalsium, magnesium, dan potasium bisa berkontribusi pada kesehatan tubuh,β tutur Jordi Salas-SalvadΓ³ selaku kepala peneliti dari Universitat Rovira i Virgili kepada AFP (18/07/2013).
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN