Seekor Anjing Mampu Membantu Atasi Alergi Kacang

Seekor Anjing Mampu Membantu Atasi Alergi Kacang

- detikFood
Rabu, 10 Jul 2013 07:22 WIB
Foto: Daily Mail
Jakarta - Gejala yang ditimbulkan dari alergi kacang bisa berbahaya. Seperti masalah pencernaan atau pembengkakan saluran nafas hingga kematian. Seorang penderita alergi ini melatih anjingnya untuk mendeteksi kacang pada makanan.

Alergi kacang ini juga bisa membawa akibat yang parah seperti kematian.
Wanita asal Inggris, Yasmine Tornblad diketahui mengidap alergi kacang yang parah.

Ia bisa mengalami shock anafilaksis yang mematikan hanya dengan mencium bau kacang-kacangan. Dalam delapan tahun terakhir, Yasmine dilarikan ke rumah sakit lebih dari 15 kali akibat alergi kacang yang dideritanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini Yasmine merasa lega setelah bertemu Nano, yaitu seekor anjing pudel yang bisa membantu Yasmine mengetahui bila ada kacang di sekitar dirinya.

β€œIni membuat saya lega karena saya tak perlu khawatir bila makan di rumah teman atau sedang dalam perjalanan bisnis,” ujar Yasmine.

Nano telah dilatih badan amal Medical Detection Dogs di Milton Keynes, Inggris selama setahun. Hasilnya, Nano kini bisa mendeteksi bau kacang dalam makanan atau di tempat sekitar Yasmine berada. Ia akan mengendus setiap barang di sekitar Yasmine dan memberitahunya bila ada kandungan kacang dalam barang tersebut.

Pertama kali menderita alergi kacang saat anak-anak, Yasmine menunjukkan reaksi mata bengkak dan tenggorokan gatal. Setelah dewasa ia berpikir bahwa alerginya telah menghilang. Namun delapan tahun lalu saat berkunjung ke China, Yasmine kembali mengalami shock anafilaksis.

Setelah mengunjungi klinik alergi, Yasmine baru mengetahui bahwa dirinya alergi pada walnut, kacang mete, dan kacang tanah. Ia pun telah mengalami shock anafilaksis lebih dari 20 kali.

Dua tahun lalu Yasmine menonton acara TV tentang anjing di Kanada yang dilatih untuk mengendus kacang. Ia pun tertarik dan menghubungi badan amal Inggris untuk menanyakan apakah dirinya bisa memiliki anjing terlatih ini.

Akhirnya Medical Detection Dogs membantu dan memberikan Nano untuknya. β€œDia menghabiskan satu tahun untuk mengenal saya, termasuk lingkungan kantor dan rumah saya. Kemudian setahun lebih lanjut Nano dilatih oleh badan amal,” ujar Yasmine tentang Nano.

Hingga saat ini Medical Detection Dogs telah memasangkan lebih dari 30 anjing dengan para penderita penyakit tertentu, seperti diabetes, sehingga anjing-anjing ini bisa merespon dalam keadaan darurat.

(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads