Cegah Stroke dan Penyakit Jantung dengan Makanan Pembersih Arteri Ini

Cegah Stroke dan Penyakit Jantung dengan Makanan Pembersih Arteri Ini

- detikFood
Selasa, 02 Jul 2013 11:01 WIB
Cegah Stroke dan Penyakit Jantung dengan Makanan Pembersih Arteri Ini
Foto: Thinkstock
Jakarta - Hobi menyantap gorengan dan dessert? Hati-hati kadar kolesterol bisa naik! Kolesterol dapat menimbulkan plak pada pembuluh arteri yang membawa nutrisi esensial dan oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. Hal ini bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Selain bisa disumbat dengan mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans, arteri juga bisa dibersihkan dengan makanan. Berikut daftar makanan pembersih arteri, seperti dikutip dari situs Underground Health (19/05/13):

1. Asparagus organik

Foto: Thinkstock
Asparagus adalah salah satu makanan pembersih arteri terbaik. Asparagus bekerja di pembuluh vena dan arteri untuk melepas tekanan, membuat tubuh mengakomodir inflamasi yang telah terakumulasi bertahun-tahun. Sayuran ini juga membantu mencegah penggumpalan darah yang mematikan.

2. Delima organik

Foto: Thinkstock
Delima mengandung fitokimia yang berperan sebagai antioksidan untuk melindungi lapisan arteri dari kerusakan. Sebuah studi yang dimuat di Proceedings of the National Academy of Sciences 2005 menemukan bahwa sari delima yang kaya antioksidan merangsang produksi nitric oxide dalam tubuh. Senyawa ini menjaga darah tetap mengalir dan pembuluh arteri terbuka.

3. Kunyit

Foto: Thinkstock
Kunyit memiliki sifat antiinflamasi yang hebat. Akar rimpang ini mengandung curcumin yang mengurangi inflamasi, penyebab utama arteriosklerosis (pengerasan arteri). Sebuah studi di tahun 2009 juga menemukan bahwa curcumin membantu mengurangi simpanan lemak di arteri hingga 26%.

4. Spirulina

Foto: Thinkstock
Spirulina adalah ganggang berwarna biru-hijau yang biasa ditemukan dalam bentuk suplemen atau bubuk. Konsumsi spirulina sebanyak 4.500 mg setiap hari dapat membantu mengendurkan dinding arteri dan menormalkan tekanan darah. Menurut penelitian terbaru, konsumsi spirulina juga bisa membantu hati menyeimbangkan kadar lemak darah. Kadar kolesterol jahat bisa turun hingga 10% dan kolesterol baik naik sebanyak 15%.

5. Cranberry organik

Foto: Thinkstock
Penelitian menunjukkan bahwa cranberry yang kaya potassium dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan menaikkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Konsumsi cranberry secara rutin dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung secara menyeluruh sebanyak 40%.

6. Semangka organik

Foto: Thinkstock
Studi Florida State University di Amerika Serikat menemukan bahwa orang-orang yang diberi suplemen L-citrulline (asam amino dalam semangka) sebanyak 4.000 mg turun tekanan darahnya dalam enam minggu. Menurut peneliti, asam amino tersebut membantu tubuh menghasilkan nitric oxide yang memperlebar pembuluh darah.
Halaman 2 dari 7
(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads