Tim peneliti dari Michigan Technological University, New York Medical College dan the Mayo Clinic menemukan konsumsi minyak ikan bisa melindungi jantung dari pengaruh pikiran yang stres. Hasil yang ditunjukkan khusus melihat dari sisi detak jantung dan aktivitas saraf simpatis, pemicu respon stres akut.
βDi zaman yang selalu menuntut kecepatan, stres menjadi masalah yang serius ditambah dengan kebiasaan makanan semakin memburuk. Studi ini membuktikan minyak ikan bisa bermanfaat untuk kesehatan jantung, khususnya saat kita berada dalam kondisi stres,β tutur Jason Carter selaku kepala peneliti dari Michigan Technological University kepada Huffington Post (21/06/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka menemukan partispan yang mengonsumsi suplemen minyak ikan berhasil menumpulkan reaksi aktivitas saraf simpatis, sekaligus efek stres pada detak jantung. Tetapi, minyak ikan tidak berpengaruh pada reaksi tekanan darah saat stres.
Hal ini bertentangan dengan beberapa penelitian sebelumnya yang menyatakan kandungan lemak omega-3 dalam minyak ikan bisa menurunkan tekanan darah dan pembentukan plak atherosclerotic.
Sebelumnya, tim peneliti dari University's Institute of Ageing and Chronic Disease membuktikan penambahan konsumsi suplemen minyak ikan bisa mengurangi efek buruk junk food. Kandungan omega-3 dalam minyak tersebut merangsang area otak yang mengontrol konsumsi makan, pembelajaran, dan memori.Β
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN