Konsumsi Makanan Manis Berlebih Tingkatkan Risiko Gagal Jantung

Konsumsi Makanan Manis Berlebih Tingkatkan Risiko Gagal Jantung

- detikFood
Rabu, 19 Jun 2013 10:09 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Anda gemar makanan manis atau bahkan kecanduan gula? Mulai sekarang berhati-hatilah dalam mengonsumsi gula. Sebuah studi baru menemukan, makan makanan yang manis dalam jumlah banyak berisiko meningkatkan risiko gagal jantung.

Seperti dikutip dari NY Daily News (18/06/2013), peneliti dari University of Texas Health Science Center di Houston, Amerika Serikat menjelaskan kejadian gagal jantung yang disebabkan gula.

Sebuah molekul kecil tunggal bernama glukosa metabolit glukosa 6-fosfat (G6P), yang terakumulasi dari makanan yang mengandung pati dan gula, menyebabkan stress pada jantung yang bisa mengubah protein otot. Kejadian ini juga akan menginduksi fungsi pompa yang menyebabkan gagal jantung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œPengobatannya sulit,” ujar Dr Heinrich Taegtmeyer, peneliti utama dan profesor kardiologi di UTHealth Medical School. β€œDokter bisa memberikan diuretik untuk mengontrol cairan. Beta-blockers dan ACE inhibitors juga diberikan untuk menurunkan stress jantung dan memungkinkan jantung untuk memompa lebih ekonomis,” ujar Taegtmeyer.

Untuk penelitian ini, para peneliti mengandalkan studi pada hewan dan melakukan tes jaringan tubuh pasien di Texas Heart Institute. Menurut data terakhir dari US Centers for Disease Control and Prevention’s National Center for Health Statistics, kebanyakan orang dewasa di Amerika Serikat kelebihan 13 persen dari total kalori harian akibat konsumsi gula yang ditambahkan sendiri.

Menambah konsumsi gula berarti menambah kalori ekstra yang berkontribusi untuk membuat tubuh jadi gemuk. Sebaiknya gula diganti dengan bahan makanan yang kaya nutrisi, seperti buah dan sayur.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads