Konsumsi Makanan Kaya Serat Kurangi Efek Buruk Asma

Konsumsi Makanan Kaya Serat Kurangi Efek Buruk Asma

- detikFood
Rabu, 12 Jun 2013 12:24 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Selain baik untuk menjaga berat tubuh, konsumsi makanan kaya serat juga baik untuk menyehatkan pernapasan. Sebuah studi terbaru menyatakan diet kaya serat dan rendah lemak berhubungan dengan penurunan risiko asma kambuh.

Studi yang dilakukan oleh University of Newcastle di Australia ini meneliti 137 partisipan dengan kondisi asma akut dan 65 orang dengan kondisi pernapasan sehat. Partisipan diminta mengisi kuisioner tentang diet mereka dan setelah itu dilakukan tes darah dan tes untuk mencari tanda peradangan.

Tim peneliti menemukan partisipan dengan asma akut mengonsumsi lima gram lemak lebih banyak dan lima gram serat lebih sedikit per harinya, dibandingkan dengan orang tanpa asma. Konsumsi lebih banyak lemak meningkatkan peradangan saluran napas yang berkaitan dengan gejala asma dan menurunkan reaksi bronchodilator (obat inhaler).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data hasil penelitian menunjukkan setiap 10 gram kenaikan konsumsi lemak per hari, risiko asma akut meningkat hingga 48 persen. Hal ini terjadi bahkan setelah tim peneliti menghitung total kalori yang dikonsumsi.

β€œHasil ini menunjukkan orang dengan kondisi asma dapat mengambil manfaat dari meningkatkan diet kaya serat dan menurunkan konsumsi makanan berlemak,” tutur Bronwyn Berthon selaku kepala studi di University of Newcastle kepada Live Science (12/05/2013).

Konsumsi makanan tinggi serat bisa menyeimbangkan pola makan orang dengan kondisi asma. Tidak mencukupi kebutuhan serat per hari dikatakan berhubungan dengan paru-paru yang tidak berfungsi dengan baik dan meningkatkan peradangan saluran pernapasan pada orang asma.

Hasl penemuan ini sudah diterbitkan di jurnal Respirology edisi April. Tapi, Berthon mengakui studi ini hanya meneliti hubungan, bukan sebab akibat antara konsumsi diet tertentu dan penyakit asma. Sebelumnya, beberapa studi menyatakan konsumsi makanan pahit bisa menyembuhkan penyakit asma.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads