Kanker prostat merupakan penyakit kanker yang berkembang di prostat, yaitu sebuah kelenjar dalam sistem reproduksi pria. Di Amerika, kanker prostat menjadi penyebab kematian nomor dua akibat kanker.
Bila sudah memasuki stadium lanjut, kemungkinan sembuh total dari penyakit ini akan semakin kecil. Namun bila dari awal pasien telah mengetahuinya, kemungkinan sembuh pun masih ada.
Baru-baru ini sebuah penelitian menunjukkan konsumsi minyak nabati dan kacang-kacangan ternyata bisa meningkatkan harapan hidup pria yang mengalami kanker prostat. Studi menemukan, mereka yang didiagnosis terkena kanker prostat pada tahap awal memiliki risiko penyebaran sel kanker yang lebih rendah bila mereka mengganti konsumsi lemak hewani dengan lemak nabati yang lebih sehat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikutip dari Daily Mail (11/06/2013), para penulis di Amerika Serikat melibatkan 4.577 pasien kanker prostat dalam sebuah penelitian. Hasilnya, mereka tidak menemukan adanya hubungan antara minyak dan kacang-kacangan sebagai penyebab kanker prostat.
Dalam jurnal JAMA Internal Medicine yang diterbitkan online, mereka menulis, βSecara keseluruhan, temuan kami mendukung agar pria penderita kanker prostat mau menerapkan diet jantung sehat. Caranya, mengganti kalori karbohidrat dengan minyak tak jenuh dan kacang-kacangan untuk mengurangi risiko kematian.β
Dari semua pria penderita kanker prostat yang menjadi partisipan penelitian, sekitar seperlima meninggal akibat penyakit ini setelah bertahan selama delapan tahun. 31 persen lainnya meninggal akibat penyakit jantung dan 21 persen lainnya meninggal akibat penyakit kanker lainnya.
Pada saat mereka direkrut dalam penelitian, semua pria menderita kanker prostat non-metastatik, yang berarti penyakit ini belum menyebar. Informasi tentang kebiasaan makan pasien pun dikumpulkan dari kuesioner. Penggantian lemak hewani dan karbohidrat dengan lemak nabati sehat, seperti minyak zaitun, canola, dan alpukat, ternyata berdampak signifikan terhadap pengembangan penyakit dan kematian.
Pria yang mengganti 10 persen karbohidrat harian mereka dengan lemak nabati memiliki 29 persen risiko lebih rendah terkena kanker prostat mematikan. Bukan hanya itu tetapi risiko kematian mereka dari penyakit apa pun berkurang sebesar 26 persen.
Penelitian ini juga menunjukkan, makan 30 gram kacang per hari menurunkan risiko hingga 18 persen terkena kanker prostat mematikan dan 11 persen mengalami kematian.
Dr Erin Richman dari University of California di San Fransisco mengatakan, βKonsumsi minyak sehat dan kacang meningkatkan plasma (darah) antioksidan, mengurangi insulin dan peradangan yang bisa mencegah perkembangan kanker prostat.β (dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN