Beberapa penelitian sebelumnya menyatakan konsumsi kopi bisa menurunkan berat badan dan diabetes tipe dua. Tapi, hal ini disanggah oleh sebuah studi terbaru dari University of Western Australia yang menemukan konsumsi kopi berlebihan bisa menghasilkan efek sebaliknya.
βSalah satu faktor utama pendorong manfaat kesehatan pada kopi bukan berasal dari kafein, tapi kandungan polyphenol, khususnya chlorogenic acid (CGA) yang dikenal bisa meningkatkan sensitifitas insulin, menurunkan tekanan darah, dan akumulasi lemak,β tutur Professor Kevin Croft dari University of Western Australia kepada Daily Mail (29/05/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Studi yang dipublikasikan di Journal of Agricultural and Food Chemistry ini juga menemukan CGA tidak bisa mencegah kenaikan berat badan pada tikus percobaan obesitas yang diberi makanan tinggi lemak dan diberikan dosis CGA lebih tinggi. Walaupun begitu, tim peneliti masih menganjurkan konsumsi kopi dalam jumlah cukup.
βTampaknya manfaat kesehatan sangat tergantung pada dosis kandungan ini. Konsumsi kopi dalam jumlah cukup sekitar tiga hingga empat cangkir masih menunjukkan manfaat penurunan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe dua,β tambah Vance Matthews selaku co-author.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN