Kentang atau Ubi, Mana yang Lebih Sehat Untuk Sarapan?

- detikFood Senin, 20 Mei 2013 06:17 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Dibandingkan dengan ubi, kentang lebih populer sebagai asupan karbohidrat untuk sarapan. Ternyata ubi yang manis ini tidak kalah hebat kandungan vitamin dan mineralnya. Mana yang lebih sehat untuk sarapan?

Dalam 100 gram kentang terdapat 92 kalori, 21 karbohidrat, 2,3 gram serat, 2,3 protein, dan 17 persen rekomendasi asupan vitamin C. Selain itu, terdapat beberapa kandungan mineral seperti potassium (750 mg), magnesium (37 mg), dan zat besi (1 mg).

Dilansir dalam Times (20/05/2013) 100 gram ubi hanya mengandung 90 kalori, 21 gram karbohidrat, 3 gram serat, 2 gram protein, 35 persen rekomendasi asupan vitamin C dan 380 persen rekomendasi asupan vitamin A.

Ubi juga kaya mineral, seperti potassium (542 mg), kalsium (43 mg), dan magnesium (31 mg). Kandungan potassium dan magnesium berfungsi untuk menurunkan tekanan darah. Zat besi untuk kesehatan sel darah, dan kalsium untuk kesehatan tulang.

Walaupun kentang sering menjadi menu pelengkap sarapan, ubi manis ternyata mengandung indeks glikemik lebih rendah. Karenanya konsumsi bahan makanan ini tidak menyebabkan lonjakan gula darah dan memicu konsumsi kalori berlebihan.

Konsumsi ubi untuk sarapan jauh lebih sehat daripada kentang biasa. Dengan kandungan vitamin C dan A lebih banyak, kandungan yang baik untuk kesehatan mata dan sistem imunitas. Walaupun rasanya manis, ubi mengandung kalori lebih sedikit, lebih banyak serat, dan total karbohidrat lebih rendah dari kentang.

Tapi, cara memasak juga sangat berpengaruh pada tingkat kalori. Jika, lebih suka menyantap kentang, lebih baik olah kentang dengan cara direbus atau dipanggang karena jika kentang digoreng, kalorinya akan bertambah lebih banyak.



(odi/odi)