Kandungan potasium di dalam buah-buahan segar punya peran besar untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Namun, sebuah penelitian baru menyatakan konsumsi buah dan sayuran segar tidak berpengaruh pada tekanan darah.
Tim peneliti dari Imperial College London School of Public Health menganalisa data dari studi yang melibatkan 4.680 pria dan wanita paruh baya. Peserta ini dipilih secara acak di Jepang, China, Amerika Serikat, dan Inggris.
Selama tiga minggu, para partisipan diminta mengingat kembali apa yang mereka makan selama dua hari terakhir dan tekanan darah partisipan juga tetap diawasi. Saat awal studi, tekanan darah mereka berada di titik rata-rata atau dibawah 120/80, titik batas aman menurut the Centers for Disease Control. Dalam studi tersebut orang dengan tekanan darah tinggi juga diamati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk keseluruhan grup, ditemukan tidak ada hubungan antara konsumsi buah dan tekanan darah. Saat tim peniliti hanya melihat Jepang dan China, tekanan darah malah menunjukkan sedikit kenaikan dengan banyaknya konsumsi buah.
βStudi ini masih banyak keterbatasan karena mempunyai lingkup kecil dan hanya mengamati satu grup masyarakat dalam satu periode waktu. Jadi dibutuhkan penelitian lain untuk mendukung,β tutur Dr. Linda Oude-Griep selaku kepala studi kepada Reuters Health (15/04/2013).
Tidak semua ahli nutrisi mendukung penemuan terbaru ini. βPenelitian ini seharusnya tidak menghalangi orang untuk mengonsumsi buah yang telah terbukti sangat penting dalam bagian diet sehat,β tutur Dr. Martha Grogan, kardiolog di Mayo Clinic, Minnesota.
Grogan menambahkan, kebanyakan dokter tidak mengharapkan dengan banyak konsumsi buah dapat menurunkan tekanan darah secara otomatis. Tetapi konsumsi buah dan sayuran segar dapat membantu meraih berat badan sehat yang berdampak pada penurunan tekanan darah.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN