Benarkah Air Bervitamin Menyehatkan?

Benarkah Air Bervitamin Menyehatkan?

- detikFood
Kamis, 11 Apr 2013 12:32 WIB
Foto: fitday
Jakarta -

Minuman bervitamin atau vitamin waters kini sangat popule. Produsen minuman bervitamin memasarkan minuman mereka sebagai pilihan yang lebih sehat dari minuman soda atau minuman manis lainnya.

Nyatanya, air yang terlalu banyak ditambahkan vitamin mengandung gula dan kalori yang sama seperti minuman berkarbonasi lainnya. Hanya karena minuman diperkaya dengan vitamin dan nutrisi lainnya, tidak menjamin bahwa minuman bervitamin bebas dari gula dan bahan aditif tambahan lainnya.

Satu botol minuman bervitamin mengandung 33 gram gula, lebih banyak dari rata-rata minuman soda dalam kaleng berukuran 360 ml. Minuman bervitamin merupakan campuran air gula dengan vitamin sintetis (buatan manusia). Vitamin sintesis belum terbukti memberi manfaat kesehatan yang sama seperti vitamin atau mineral alami yang kita dapatkan dari makanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, beberapa perusahaan yang memproduksi minuman ini menggunakan selebriti dan atlet sebagai bintang iklan. Taktik pemasaran ini bisa menyesatkan konsumen, terutama anak-anak.

Untuk pilihan yang lebih hemat, Anda bisa memanfaatkan air keran gratis yang sudah dijamin keamanannya oleh Environmental Protection Agency (EPA). Secara rutin, EPA melakukan tes untuk kontaminan pada air guna melindungi keselamatan publik. Pilihan ini tentu jauh lebih hemat, dari pada mengeluarkan uang sebanyak 3,5 USD atau sekitar Rp 35.000 untuk satu botol minuman bervitamin.

Diantara berbagai macam pilihan minuman yang ada, H2O atau air mineral merupakan pilihan yang paling baik untuk mengatasi rasa haus. Jika Anda merasa bosan minum air mineral, Anda bisa menambahkan irisan lemon, jeruk atau mentimun ke dalam air agar lebih menyegarkan.

Untuk tetap sehat, Anda bisa memanfaatkan segala sesuatu yang sudah disediakan oleh alam. Artinya, penuhi asupan vitamin dan mineral dari bahan-bahan alami, seperti buah, sayur, biji-bijian, kacang-kacangan, susu rendah lemak dan juga protein alami.

(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads