Setiap tahun, ada 40.000 kasus kanker prostat di Inggris. Sebanyak 10.000 penderita di antaranya meninggal dunia. Risiko penyakit inipun meningkat seiring umur, terutama pada pria berusia di atas 50 tahun yang lebih berisiko menderita tumor. Unsur genetik merupakan faktor kuat dalam hal ini.
Para peneliti menganalisis kebiasaan makan dan minum pada 1.784 orang pria di Amerika Serikat. Setengahnya didiagnosis menderita kanker prostat, sementara sebagian lagi sehat. Hanya satu dari lima orang yang meminum teh minimal sekali sehari, jauh berbeda dibanding hampir 60% peserta studi yang meminum kopi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Studi ini tak menjelaskan cara teh mencegah tumor prostat, namun teh diketahui mengandung polifenol. Zat ini melindungi jaringan dan organ vital dari serangan sel kanker.
"Inilah bukti lebih lanjut bahwa konsumsi teh bisa menjadi eksposur termodifikasi yang mengurangi risiko kanker prostat," ujar peneliti seperti diberitakan Daily Mail (27/03/13).
Sebelumnya sebuah penelitian menemukan bahwa wanita yang meminum secangkir teh sehari 10% lebih rendah risikonya mengalami kanker indung telur.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN