Penelitian sebelumnya menyatakan serat diet bisa menurunkan risiko stroke, termasuk tekanan darah tinggi dan tingkat kolesterol jahat. Dalam studi terbaru ini, peneliti menemukan setiap peningkatan 7 gram konsumsi serat per hari ternyata berpengaruh terhadap 7 persen penurunan risiko stroke.
“Konsumsi makanan kaya serat seperti whole grain, buah, sayuran, dan kacang-kacangan sangat penting untuk semua orang. Terutama untuk orang yang mempunyai risiko stroke seperti orang yang obesitas, merokok, dan bertekanan darah tinggi,” tutur Diane Threapleton selaku kepala penelitian kepada Daily Mail (31/03/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga studi lainnya mengevaluasi stroke haemorrhagic yang terjadi saat pembuluh darah mengalami pendarahan ke otak atau permukaannya. Faktor risiko stroke lainnya seperti merokok dan umur juga dimasukkan. Hasil menunjukkan jumlah serat diet yang dikonsumsi berhubungan dengan jumlah penurunan risiko stroke.
Studi menunjukkan orang yang banyak mengonsumsi serat tidak larut mempunyai tekanan darah dan berat badan lebih rendah. Kedua hal inilah yang memicu risiko stroke. Serat tidak larut terdapat dalam makanan seperti whole wheat, whole grain, sayuran, kulit buah, dan wheat bran.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN