Susu banyak dikonsumsi anak-anak untuk meningkatkan energi. Bahkan mereka akan lebih menyukai susu dengan varian rasa. Seperti cokelat, strawberry dan moka. Tapi bagi pelaku diet tentunya lebih menyukai susu rendah kalori tanpa rasa.
Menambahkan pemanis buatan sering digunakan para produsen untuk meningkatkan rasa susu yang diproduksinya. Karena kandungan pemanisnya yang berlebih, minuman inipun tidak disebut sebagai susu. Bahkan kandungan gula di dalamnya bisa merusak kandungan nutrisi pada susu. Karena itulah FDA membuat standar baru untuk memenuhi syarat produksi susu di Amerika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di beberapa sekolah di Amerika, telah melarang penjualan susu dengan perasa karena mengandung kalori tinggi. Bahkan beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi susu cokelat di luar sekolah mulai menurun terkait kandungan kalori yang tinggi.
Beberapa ahli gizi dari University of North Carolina di Chapel Hill, juga telah mempelajari hubungan antara minuman manis dengan kejadian obesitas. Jika bertujuan untuk mengurangi jumlah kalori, minuman manis perlu dihindari. Termasuk menghindari makanan manis dan susu dengan perasa.
Karena itu, masyarakat sekitar meminta bantuan USDA untuk membantu dukungan dalam memerangi masalah ini. Anak-anak yang masih membutuhkan susu tentulah membutuhksn susu berkualitas dan bernutrisi tinggi.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN