Ingin Tubuh Ramping dan Panjang Umur? Jangan Lupa Sarapan!

Ingin Tubuh Ramping dan Panjang Umur? Jangan Lupa Sarapan!

- detikFood
Rabu, 20 Feb 2013 06:18 WIB
Ingin Tubuh Ramping dan Panjang Umur? Jangan Lupa Sarapan!
Foto: Thinkstock
Jakarta - Idealnya menu sarapan haruslah mengandung nutrisi lengkap. Buah, sayur dan makanan sumber karbohidrat seperti roti, kentang, mie atau nasi. Karena bermanfaat baik untuk kesehatan, sarapanpun tidak boleh dilewatkan.

Sarapan dapat memberikan energi juga membentuk daya tahan tubuh lebih kuat. Apa saja manfaat hebat sarapan? Berikut ini alasannya sehingga sarapan tak boleh dilewatkan.

1. Dapat membakar kalori

Foto: Thinkstock
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Mayo Clinic for Medical Education & Research, orang yang tidak terbiasa sarapan akan kehilangan kalori lebih sedikit dibandingkan mereka yang selalu sarapan.

2. Tidak mudah terserang flu

Foto: Thinkstock
Sistem kekebalan tubuh juga bisa meningkat jika rutin sarapan. Hal inipun terbukti dalam penelitian yang dilakukan oleh Cardiff University di Uniterd Kingdom. Dengan sarapan tubuhpun menjadi tidak mudah terserang virus juga penyakit pernafasan lainnya.

3. Selalu merasa senang

Foto: Thinkstock
Rasa depresi akibat pekerjaan serign dialami banyak orang. Sebuah studi dari University of Bristol telah menghubungkan kadar hormon serotonin yang berpengaruh pada depresi dengan kebiasaan sarapan. Hasilnya mereka yang rutin sarapan cenderung lebih sering merasa bahagia.

4. Panjang umur

Foto: Thinkstock
Dalam studi yang dilakukan oleh The Street Institute, menemukan bahwa orang yang tidak pernah melewatkan sarapan cenderung memiliki umur panjang. Bahkan usianya bisa mencapai 100 tahun atau lebih.

5. Menurunkan berat badan

Foto: Thinkstock
Jika sedang melakukan diet penurunan berat badan, sebaikya jangan melewatkan sarapan. Dengan sarapan Andapun dapat terhindar dari rasa lapar berlebih. Porsi makan di siang haripun bisa lebih sedikit.

6. Meningkatkan daya ingat

Foto: Thinkstock
Sarapan juga dapat membantu meningkatkan daya ingat sehingga dapat mudah berfikir dan berkonsentrasi dalam menyelesaikan tugas dengan lebih baik. Penemuan inipun telah tercatat dalam Journal of Psychiatric Research.
Halaman 2 dari 7
(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads