Makanan dan Minuman Hebat Ini Membuat Otak Bekerja Lebih Optimal

Makanan dan Minuman Hebat Ini Membuat Otak Bekerja Lebih Optimal

- detikFood
Rabu, 06 Feb 2013 09:01 WIB
Makanan dan Minuman Hebat Ini Membuat Otak Bekerja Lebih Optimal
Foto: Thinkstock
Jakarta -

1. Walnut

Foto: Thinkstock
Kacang yang berwujud seperti otak ini mengandung antioksidan dalam jumlah tinggi. Karenanya, walnut disebut-sebut dapat mencegah kerusakan pada DNA sel otak akibat radikal bebas dalam tubuh kita. Percobaan pada tikus yang sudah tua juga menunjukkan hasil positif.

Pola makan yang melibatkan walnut sebanyak 2% saja dapat membalikkan tanda penuaan pada otak, termasuk kemampuan otak untuk berfungsi dan mengolah informasi. Selain itu, tikus yang terkena alzheimer juga menunjukkan peningkatan koordinasi belajar, memori, dan motorik setelah diberi makan walnut.

2. Wortel

Foto: Thinkstock
Ternyata wortel tak hanya baik untuk mata, melainkan juga untuk otak. Pasalnya, di dalamnya terkandung luteolin dalam jumlah banyak. Zat ini dapat mengurangi penurunan memori dan peradangan otak akibat usia. Dalam sebuah percobaan, tikus yang makanannya diberi 20 mg luteolin menunjukkan pengurangan inflamasi di otaknya. Zat ini juga mengembalikan ingatan tikus seperti waktu muda. Selain wortel, minyak zaitun, lada, dan seledri juga kaya luteolin.

3. Berry

Foto: Thinkstock
Sebuah penelitian pada tahun 2010 melibatkan lansia yang mengalami sedikit masalah ingatan. Setelah diberi suplemen jus blueberry liar setiap hari selama 12 minggu, mereka mulai menunjukkan kemampuan mengingat dan belajar lebih baik daripada yang tak meminum suplemen. Kelompok tersebut juga memperlihatkan berkurangnya gejala depresi.
Blueberry dan stroberi yang tinggi antioksidan dapat mengurangi jenis stres dalam sel yang terkait dengan penuaan. Buah berry juga dapat meningkatkan kemampuan penyampaian sinyal di otak.

Hasil studi yang mirip juga ditunjukkan oleh tikus usia enam bulan yang diberi suplemen ekstrak blueberry dan stroberi sebanyak 2% dari makanan mereka. Setelah sembilan bulan percobaan, tikus-tikus tersebut menunjukkan kemampuan spasial dan memori lebih baik dibanding tikus yang tak menelan suplemen.

4. Ikan

Foto: Thinkstock
Dibandingkan orang usia 65 tahun ke atas yang tak rutin makan ikan, mereka yang menyantap dua hidangan ikan dalam seminggu selama enam tahun mengalami berkurangnya penurunan kemampuan kognitif sebanyak 13%. Hanya menyantap satu kali sajian ikan dalam sepekan? Risiko berkurangnya kemampuan kognitif akan turun sebanyak 10%.

Hal ini menunjukkan bahwa ikan yang kaya asam lemak omega-3 dapat memperlambat penurunan kemampuan kognitif akibat usia. Ikan yang kaya vitamin B12 juga dapat melindungi dari alzheimer.

5. Kopi

Foto: Thinkstock
Ternyata kopi bisa dipakai untuk terapi penderita alzheimer. Penyakit tersebut lambat berkembang, bahkan tak tumbuh sama sekali pada tikus berisiko alzheimer yang diberi kopi.

6. Teh

Foto: Thinkstock
Di Journal of Nutrition, Health, and Aging 2010, 716 orang Cina usia 55 tahun ke atas berpartisipasi dalam sebuah riset. Diketahui bahwa peminum teh mengerjakan tes memori dan pengolahan informasi lebih baik dibanding mereka yang tak meminum teh.

7. Bayam

Foto: Thinkstock
Bayam banyak mengandung vitamin C dan E yang dapat memperbaiki kemampuan kognitif. Berdasarkan hasil riset, tikus yang makanannya diberi vitamin E mengalami peningkatan jaringan otak dan syaraf sebesar 500-900% dalam periode delapan bulan. Pelepasan dopamine, zat kimia yang mengendalikan aliran informasi ke bagian otak berbeda, juga meningkat.

Selain itu, kondisi tikus berumur lanjut yang mengalami penurunan memori dan motorik berbalik setelah mereka diberi makan bayam, stroberi, atau blueberry.

Halaman 2 dari 8
(dyh/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads