Berdasarkan artikel yang dilansir situs Live Strong (28/11/11), per 1 cup (240 gram) santan terdapat 552 kalori, di mana 479 kalorinya berasal dari lemak. Kadar kalori dan lemak yang sangat tinggi ini membuat santan sebaiknya hanya dikonsumsi sesekali.
Dari total 57 gram lemak di santan, 51 gramnya adalah lemak jenuh. Angka tersebut jauh melebihi anjuran harian lemak jenuh, tepatnya 254%. Di dalamnya juga terkandung 626 mg asam lemak esensial omega-6 sebanyak 626 mg. Jika Anda membeli santan dalam kemasan yang tertulis 'reduced fat', berarti lemak jenuhnya telah dibuang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, santan juga mengandung vitamin dan mineral. Perasan dari parutan daging kelapa tua ini kaya zat besi, yakni sejumlah 22% dari kebutuhan sehari-hari. Mengonsumsi 1 cup santan juga dapat memenuhi 110% asupan mangan harian yang disarankan.
Santan juga kaya akan magnesium, fosfor, potassium, tembaga, selenium, zinc, folat, dan vitamin C. Selain itu, di dalamnya terkandung pula vitamin E, K, B6, thiamin, niasin, kolin, asam pantotenat, dan kalsium.
Ternyata santan tak selalu buruk bagi tubuh. Apalagi, santan merupakan bagian tak terpisahkan dari kuliner khas Indonesia. Tanpa bahan ini, beberapa hidangan rasanya jadi kurang mantap. Santan boleh saja dikonsumsi, asal jangan berlebihan. Imbangi pula dengan pola makan dan gaya hidup sehat.
(fit/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN