Bersihkan Panggangan Daging Agar Terhindar dari Risiko Kanker

- detikFood Senin, 31 Des 2012 13:18 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Penikmat steak pasti sudah hafal dengan kelezatan sajian daging ini. Namun dengan adanya beberapa risiko karena makan daging yang dibakar di atas bara api membuat banyak orang was-was. Apa yang sebaiknya dilakukan?

Seperti diberitakan CNN, daging sapi yang dibakar bisa memunculkan dua senyawa kimia bernama heterocyclic amines (HCAs) dan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs). HCAs muncul ketika daging dimasak dalam suhu tinggi. Berdasarkan penelitian pada hewan, HCAs, yang juga ditemukan dalam rokok yang dikabarkan memiliki keterkaitan dengan kanker kolon, hati, juga kulit.

Sementara itu, PAHs terbentuk ketika jus dari daging terkena permukaan panggangan yang panas dan menimbulkan asap yang mengandung karsinogen. Namun Colleen Doyle, ahli nutrisi dari American Cancer Society mengakui jika masih ada cara lain untuk mengurangi risiko karena makan daging merah yang dibakar.

Doyle menganjurkan agar alat panggangan sering-sering dibersihkan. Lepaskan sisa masakan yang menempel dan sudah lengket pada permukaan panggangan hingga bersih. Selain itu, bisa juga Anda melepaskan lapisan daging yang gosong dengan menggunakan garpu dan pisau. Makanlah daging yang permukaan tidak gosong.

Ada lagi alternatif lain untuk mengurangi kandungan PAHs yang timbul. Direkomendasikan untuk memasukkan daging ke dalam microwave terlebih dulu, dan dipanaskan sekitar 60 hingga 90 detik. Hal ini membuat daging sudah sedikit lebih matang dan membuat waktu memanggang jadi lebih singkat.

Lebih lanjut lagi, CNN juga menganjurkan untuk merendam daging dengan cuka ataupun air jeruk lemon karena bisa mengurangi tingkat keasaman daging dan mencegah PAHs timbul. Selain juga asam akan membuat daging lebih cepat empuk.



(dyh/odi)