Dark chocolate ternyata memiliki efek antipenggumpalan darah pada pria maupun wanita. Namun, dampaknya lebih besar pada pria. Temuan ini didapat dari studi gabungan University of Aberdeen Rowett Institute of Nutrition and Health dan Institute of Food Research di Norwich, Inggris.
Peneliti memeriksa 42 peserta (26 wanita, 16 pria) setelah mereka mengonsumsi dark chocolate yang ditambahkan ekstrak kakao. Sampel darah dan urin mereka diteliti sesudah 2 jam dan 6 jam dari waktu konsumsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena keping darah tak saling menempel, bleeding time menjadi lebih lama. Hal ini terlihat pada pria maupun wanita, enam jam setelah waktu konsumsi cokelat. Menurut studi yang dimuat di Molecular Nutrition Food Research ini, hal tersebut disebabkan oleh flavanol yang banyak terkandung di dalam dark chocolate plus ekstrak kakao.
"Penelitian kami menemukan bahwa zat yang memberi manfaat ini, yakni flavanol dan metabolitnya, terlihat di aliran darah dan urin setelah beberapa jam konsumsi. Zat ini membawa dampak positif terhadap efek fungsi trombosit," ujar Dr Baukje de Roos, ketua peneliti, seperti dikutip dari Daily Mail (21/12/12).
Namun, efeknya melemah setelah sekitar dua hari. Jadi, untuk Anda yang ingin merasakan manfaatnya terus menerus, perlu setiap hari menyantap cokelat. Ingat, konsumsi sedikit saja dark chocolate yang mengandung minimal 70% kakao.
Pasalnya, cokelat biasa sangat tinggi gula dan lemak yang tak baik bagi tubuh. Selain manfaat ini, cokelat juga diketahui menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kepekaan insulin, sehingga dapat mengurangi risiko diabetes.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN