Hal tersebut dibuktikan dari penelitian yang dilakukan Baker IDI Heart and Diabetes Institute di Melbourne, Australia. Mereka melakukan penelitian untuk menguji keefektifan jus bit untuk atasi darah tinggi.
Para partisipan, yang terdiri dari sekelompok pria sehat diminta untuk minum segelas jus bit. Beberapa jam setelah meminumnya, langsung terdapat efek menurunnya tekanan darah systolic sekitar 4 hingga 5 poin. Tekanan darah systolic merupakan tekanan ketika jantung berdetak sambil memompa darah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para ahli kesehatan lainnya berpendapat jika kandungan nitrat yang tinggi dalam bitlah yang memegang peranan. Nitrat dalam buah bit di dalam tubuh akan diubah menjadi nitric oxide. Nitric oxide kemudian membuat pembuluh darah lebih rileks dan membuatnya melebar. Hal ini membantu darah mengalir lebih lancar dan menurunkan tekanan darah.
"Dari makanan ataupun jus, ada efek antara kandungan nitrat dalam menurunkan tekanan darah. Kemungkinan bisa menjadi komponen penurun tekanan darah," kata ahli diet Norman Hord, PhD, MPH, selaku Associate Professor di College of Public Health and Human Sciences di Oregon State University, seperti dimuat dalam www.webmd.com (14/12).
Meskipun perlu adanya penelitian lanjutan untuk membuktikan efek nitrat terhadap tekanan darah, namun Hord menyarankan untuk memperbanyak konsumsi nutrisi ini. Selain bit juga sayuran berdaun hijau agar terhindar dari hipertensi. Untuk mengurangi aroma langu seperti tanah, jus bit bisa dicampur dengan air jeruk lemon atau jeruk peras.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN