Sebuah penelitian baru dari Spanyol yang telah di publikasikan dalam British Medical Journal telah menemukan bahwa, banyak konsumsi minyak tidak ada hubungan dengan kejadian penyakit jantung.
Mulanya studi ini memantau diet dan metode memasak para responden. Untuk menghubungkan kebiasaan konsumsi gorengan dengan penyakit jatung. Penelitian yang memakan waktu 11 tahun ini, melibatkan 40.000 orang berusia 29-69 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat pemeriksaan kesehatan pertama, tidak satupun dari responden yang menderita penyakit jantung. Namun saat akhir penelitian sebanyak 606 responden terkena penyakit jantung koroner. Sedangkan 1.134 responden telah meninggal dunia. Namun para peneliti mengatakan bahwa kejadian ini tidak ada hubungannya dengan konsumsi gorengan.
Profesor Michael Leitzmann dari Universitas Regensburg di Jerman, mengatakan βstudi ini berhasil membuktikan mitos bahwa minyak goreng buruk bagi kesehatan jantung.β
Para tim peneliti menyimpulkan hasil penelitian ini. βDi Mediterania banyak yang mengggunakan minyak zaitun dan minyak biji bunga matahari untuk menggoreng, mereka sering mengonsumsinya dan setelah diamati tidak ada hubungannya dengan penyakit jantung koroner.β
Meskipun begitu mengolah makanan dengan digoreng juga harus dikurangi. Karena Anda akan mendapatkan banyak kalori dari penyerapan lemak di minyak. Karena itulah berat badan bisa meningkat dan berdampak buruk untuk kesehatan.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN