Tomat atau Solanum lycopersicum merupakan tanaman khas Amerika Selatan dan Tengah. Banyak juga tumbuh di Meksiko, Peru dan Indonesia. Ketika masak buahnya berubah dari hijau menjadi merah oranye. Bisa dimakan langsung atau dibuat campuran salad, jus, sup dan makanan lainnya.
Tomat tergolong sayuran kaya nutrisi. Salah satunya kandungan nutrisinya yang terkenal adalah lycopene. Zat ini merupakan antioksidan, untuk mencegah pembekuan darah di otak yang menyebabkan stroke.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Antioksidan lain juga terkandung di dalamnya, seperti alfa-karoten, beta-karoten, alfa-tocopherol dan retinol. Dalam 100 g tomat terdapat 24 kkal energi, 1,3 g protein, 4,7 g karbohidrat, 1,5 g serat dan 0,5 g lemak.
Jika rutin dikonsumsi bisa mencegah risiko kanker prostat dan membantu menurunkan berat badan. Sedangkan kandungan vitamin C-nya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Departemen Pertanian AS juga menyebukan, seporsi atau satu cangkir tomat cincang mengandung vitamin C lebih dari 25 gram.
Tidak hanya itu, penelitian yang sudah tercatat dalam American Journal of Lifestyle Medicine, menyebutkan tomat juga mengandung kalsium dan vitamin D. Kedua nutrisi ini bermanfaat untuk mencegah osteoporosis.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN