Seperti dilansir the daily meal (29/9/2012) menurut sebuah laporan berjudul βToo Fat to Fightβ, sekitar 25 % warga dewasa Amerika Serikat akan diskualifikasi dari wajib militer karena mengalami kelebihan berat badan.
Tentu saja pihak militer menyalahkan junk food atas krisis ini. βMiliter membawa makanan yang lebih sehat ke sekolah militer, fasilitas makan, dan vending machine, tetapi kami tidak bisa melawan ini sendiri, masyarakat juga perlu bertindak,β demikian yang tertulis pada laporan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah yang lebih menakutkan tercantum di laporan tersebut. Berdasarkan BMI (Body Mass Index) 73 % pria yang berumur lebih dari 20 tahun mengalami kelebihan berat badan. Pihak militer menghabiskan lebih dari 1 triliun dolar per tahun untuk perawatan penyakit yang berkaitan dengan kelebihan berat badan.
Tentara dengan berat badan berlebihan mempunyai potensi 47 % mengalami cedera musculoskeletal, dimana tubuh jadi susah bergerak.βAnak-anak muda yang akan memasuki wajib militer pada tahun 2025 sedang berada di sekolah saat ini. Jadi ini tergantung kita untuk bisa memastikan saat mereka berumur 17-24 tahun, mereka sudah siap untuk masuk militer.β tutur pesiunan angkatan udara Letnan Jendral Norman Seip.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN