Cokelat mengandung senyawa yang disebut flavanols, yang dianggap bertanggung jawab untuk pembentukan oksida nitrat dalam tubuh. Oksida nitrat menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi relaks dan terbuka lebih luas sehingga mengurangi tekanan darah.
Hubungan antara cokelat dan tekanan darah berasal dari penemuan bahwa penduduk asli San Blas Island di Amerika Tengah. Mereka setiap hari minum minuman kaya flavanol seperti cokelat dan memiliki tekanan darah normal tanpa memandang usia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara keseluruhan, 856 orang terlibat dalam 20 uji coba yang berlangsung selama 2-8 minggu. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa flavanol yang terdapat pada cokelat ataucokelat bubuk dapat mengurangi tekanan darah, rata-rata sebesar 2-3 mm Hg.
βMeskipun kami belum memiliki bukti untuk setiap penurunan konsisten dalam tekanan darah,β kata Karin Ried, pemimpin penelitian dari National Institute of Integrative Medicine di Melbourne, Australia.
Ada kemungkinan bahwa produk yang rendah flavanol memiliki efek kecil terhadap tekanan darah. Karenanya lebih sulit untuk mengamati perbedaan antara produk yang tinggi dan yang rendah flavanol dalam uji coba tersebut.
βKami juga melihat uji coba jangka panjang, termasuk efek pada risiko penyakit stroke dan jantung, sebelum kami bisa manarik kesimpulan mengenai hasil klinis dan potensi efek samping konsumsi jangka panjang.β ucap Ried.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN