Nama buah ini sama seperti warnanya yaitu merah. Bentuknya panjang mencapai 55 cm, dengan diameter 10-15 cm beratnya bisa mencapai 2-3 kg. Saat matang buahnya berwarna merah marun terang. Namun jenis tanaman ini juga ada yang berwarna cokelat dan cokelat kekuningan.
Buah tradisional Papua ini sering dikonsumsi oleh masyarakat Wamena di Papua. Biasanya dimakan saat pesta adat bakar batu. Di daerah asalnya, buah merah sering juga disebut dengan kuansu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buah merah mengandung sejumlah nutrisi. Selain kaya akan antioksidan, buah ini juga kaya karoten yang jumlahnya mencapai 99.000 ppm, betakaroten 700 ppm dan tokoferol sebesar 11.000 ppm. Asam lemak yang terkandung didalamnya adalah Omega-9 yang baik untuk mengurangi kadar lemak dalam darah.
Selain dibuat makanan, sebuah penelitian barupun mengemas buah ini menjadi minyak merah. Yang sangat baik untuk dikonsumsi. Karena manfaatnya yang sangat menguntungkan tubuh, buah ini adalah salah satu potensi bahan pangan alami Indonesia. Minyak merah bisa diperoleh di toko obat atau jamu tradisional.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN