Penduduk kota besar cenderung lebih banyak yang mengalami alergi makanan, dibandingkan dengan penduduk pedesaan. Umumnya banyak terjadi pada anak-anak, kebanyakan dari mereka alergi pada kacang dan kerang. Hasil temuan ini juga telah diumumkan oleh Northwestern University.
βKepadatan populasi cenderung lebih memungkinkan terjadinya alergi makanan pada anak. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan memiliki dampak yang besar terhadap alergi makanan.β ujar Dr. Ruchi Gupta, seorang penulis penelitian sekaligus profesor pediatri di Northwestern's Feinberg School of Medicine.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka yang tinggal di pusat kota, lebih banyak yang alergi pada kacang, sekitar 2,8 persen anak. Sedangkan anak pedesaan yang alergi dengan kacang hanya sekitar 1,3 persen. Hasil perbandingannya bisa mencapai 2,4 persen.
βHingga tahun 2011 ditemukan sebanyak 5,9 juta anak usia dibawah 18 tahun, mengalami alergi makanan yang dapat mengancam nyawa,β tambah Gupta.
Prevalensi alergi makanan tertinggi pada anak terjadi di negara Nevada, Florida, Georgia, Alaska, New Jersey, Delaware, Maryland dan Columbia. Tidak hanya gatal dan sakit perut, tapi reaksi alergi lainnya seperti asma juga bisa terjadi.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN