Pemerintah New York Batasi Penjualan Soda

Pemerintah New York Batasi Penjualan Soda

- detikFood
Jumat, 01 Jun 2012 07:26 WIB
Foto: thinkstock
Jakarta - New York City kini bersikap tegas akan maraknya konsumsi minuman bergula tinggi. Nantinya, peredaran minuman seperti soda dan minuman bergula lainnya akan dibatasi, baik di restoran, di toko makanan, juga bioskop.

Pemimpin New York City Michael Bloomberg juga mendukung penuh hal ini. Tingginya angka obesitas para warga New York City membuatnya harus mengambil langkah tegas. Diperkirakan, ada 58% orang dewasa dan 40% pelajar di New York mengalami obesitas.

Selain membatasi penjualan soda, Bloomberg juga melakukan hal lain untuk mencegah makin meroketnya angka obesitas di wilayahnya. Ia melakukan kampanye untuk mengurangi pemakaian garam dan melarang kandungan trans fat di restoran. Selain itu, ia juga mengharuskan restoran menuliskan kadar kalori makanan yang disajikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya di tahun 2003, New York telah melarang warganya merokok di bar dan restoran. Larangan inipun mendapatkan berbagai penolakan baik dari perokok dan bukan perokok yang menilai pemerintah mencampuri urusan pribadi warganya.

Larangan minuman bergula ini akan diajukan pada badan kesehatan yang berwenang terlebih dulu, dan baru akan diajukan pada 12 Juni mendatang. Diharapkan, adanya larangan ini bisa turunkan angka obesitas. β€œSudah waktunya bagi para pakar kesehatan untuk mencari solusi dalam menurunkan angka kegemukan di wilayahnya,” kata Stefan Friedman, juru bicara pemerintah New York City.





(flo/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads