Penyakit yang satu ini memang diketahui belum ada obatnya. Karena bisa menyebabkan kematian, banyak orang yang takut jika terkena Alzheimer. Setiap individu yang menderita penyakit ini memiliki gejala yang berbeda-beda.
Para peneliti di Amerika Serikat, meneliti 1.219 orang berusia 65 tahun dan tidak mengalami dimensia (pelupa). Responden diminta untuk menjawab pertanyaan seputar diet yang dijalani. Selain itu sample darah mereka juga diuji untuk mengetahui jumlah gumpalan protein untuk mendeteksi penyakit Alzheimer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meskipun penyakit Alzhiemer menyerang otak, pengukuran kadar protein dalam darah bisa membantu seberapa resiko terkena penyakit itu." ujar Dr. Nikolaos Scarmeas, dari Colombia University Medical Center di New York.
Nutrisi lain selain asam lemak omega-3 yang dapat menurunkan jumlah protein dalam darah yaitu, asam lemak omega-6, Vitamin E, C, B12 dan D, asam folat, fatty acid dan beta-karoten. Semua temuan ini juga telah tercatat dalam jurnal Neurology.
Jenis ikan laut yang banyak mengandung asam lemak omega-3 adalah salmon, mackerel dan herring. Selain ikan juga bisa ditemukan pada kacang-kacangan dan sayuran seperti, brussels, kangkung dan bayam. Namun jumlah asam lemak omega-3 tidak sebanyak ikan laut.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN