Sebuah studi menyatakan bahwa, menyetir setelah makan beresiko menyebabkan rasa kantuk saat mengemudi. Dalam studi ini juga menunjukkan bahwa, makan siang terlalu banyak bisa membuat konsentrasi Anda hilang, meskipun Anda tidak minum alkohol.
Para pengendara yang sedang melakukan test drive setelah makan makanan manis dan berlemak, cenderung akan kehilangan konsentrasi. Saat mengendarai kendaraan mereka cenderung keluar jalur meskipun makan siangnya tidak terlalu banyak. Saat penelitian ini tidak ditemukan adanya konsumsi alkohol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah makan siang, responden dimasukkan kedalam ruangan stimulator mengemudi dan selama dua jam mereka harus menyetir. Didalam stimulator ada dua lintasan yang lurus panjang dan berliku yang harus dilalui responden.
Mengapa pria muda yang dipilih untuk menjadi responden? Karena pria dibawah umur 30 tahun lebih cenderung untuk mudah tertidur saat mengemudi. Benar saja hasil penelitian menunjukkan, mereka yang makan siang terlalu banyak cenderung keluar jalur saat menyetir. Responden menyadari rasa kantuk yang datang setelah makan siang sangat mengganggu konsentrasi saat menyetir.
"Studi kami terfokus pada menyajian makanan yang enak untuk makan siang. Mekanisme ini bertujuan untuk membuktikan seberapa besar pengaruh makan siang dengan rasa kantuk." ungkap Louise Reyner, kepada Daily Mail.
Bagi Anda yang berkendara, sebaiknya hindari makan siang yang berlebihan. Rasa kantuk yang muncul setelah makan bisa diakibatkan karena tanpa sengaja Anda akan mendapatkan banyak gula dan karbohidrat yang dapat meningkatkan kalori yang menyebabkan rasa kantuk datang.
(/)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN