Label Alergi Pada Makanan Mulai Digencarkan Lagi

Label Alergi Pada Makanan Mulai Digencarkan Lagi

- detikFood
Selasa, 10 Apr 2012 13:46 WIB
Foto:huffingtonpost.ca
Jakarta - Beberapa makanan, seperti seafood, telur dan kacang mengandung resiko alergi. Membuat semua orang tidak bisa memakannya. Kini beberapa produk yang dianggap bisa menyebabkan alergi sudah mulai diberi label pada kemasannya.

Sebuah penelitian di Kanada menyebutkan bahwa kacang yang dianggap sebagai salah satu makanan yang menyebabkan alergi, saat diproduksi harus memakai alat dan fasilitas yang baik. Hasil temuan diterbitkan awal bulan ini.Kanada bersama US Food juga menegaskan, pelabelan makanan beralergi harus lebih jelas agar konsumen mudah mengerti saat membaca label.

Studi ini juga telah meneliti beberapa produk lokal yang diberikan peringatan alergi. Sebagain produk hanya bertuliskan β€œmemicu alergi” dan produk lainnya ada yang memberikan keterangan β€œproduk beralergi dan tidak cocok untuk orang yang alergi makanan”. Setiap label punya tingkat kepercayaan yang berbeda di mata masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengetahui berapa banyak jumlah kepercayaan orang pada label alergi ini, para peneliti juga melakukan studi selama dua tahun dan melibatkan 2.400 orang responden. Saat penelitian responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang memiliki alergi makanan dengan kelompok yang tidak memiliki alergi.

Banyak hasil yang ditemukan pada penelitian ini, sekitar 44% dari mereka yang memiliki alergi makanan mereka akan memebeli produk dengan peringatan β€œmemicu alergi”. Sebanyak 16% dari konsumen yang tidak mengalami alergi makanan dengan tenang bisa membeli produk yang berlabel alergi meskipun salah satu dari keluarga mereka ada yang mengalami alergi.

Selain itu pelabelan alergi makanan juga ada yang bertuliskan β€œtidak cocok”.Label ini dibuat khusus untuk orang yang benar-benar alergi terhadap makanan yang diberi label ini. Karena sebagian orang dewasa selalu mencoba makanan yang dapat menyebabkan reaksi, label peringatan ini sangat diperlukan.

Saat ini di Kanada sudah diperkirakan sebanyak 2,5 juta warganya menderita alergi makanan. Gejalanya juga bervariasi, mulai dari gatal-gatal, gangguan pernafasan hingga kematian. Meskipun pertaturan pencnatuman label makanan beralergi yang baru harus sudah diterapkan di Kanada sejak 4 Agustus tahun lalu.

(odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads