Sebuah penelitian di Kanada menyebutkan bahwa kacang yang dianggap sebagai salah satu makanan yang menyebabkan alergi, saat diproduksi harus memakai alat dan fasilitas yang baik. Hasil temuan diterbitkan awal bulan ini.Kanada bersama US Food juga menegaskan, pelabelan makanan beralergi harus lebih jelas agar konsumen mudah mengerti saat membaca label.
Studi ini juga telah meneliti beberapa produk lokal yang diberikan peringatan alergi. Sebagain produk hanya bertuliskan βmemicu alergiβ dan produk lainnya ada yang memberikan keterangan βproduk beralergi dan tidak cocok untuk orang yang alergi makananβ. Setiap label punya tingkat kepercayaan yang berbeda di mata masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak hasil yang ditemukan pada penelitian ini, sekitar 44% dari mereka yang memiliki alergi makanan mereka akan memebeli produk dengan peringatan βmemicu alergiβ. Sebanyak 16% dari konsumen yang tidak mengalami alergi makanan dengan tenang bisa membeli produk yang berlabel alergi meskipun salah satu dari keluarga mereka ada yang mengalami alergi.
Selain itu pelabelan alergi makanan juga ada yang bertuliskan βtidak cocokβ.Label ini dibuat khusus untuk orang yang benar-benar alergi terhadap makanan yang diberi label ini. Karena sebagian orang dewasa selalu mencoba makanan yang dapat menyebabkan reaksi, label peringatan ini sangat diperlukan.
Saat ini di Kanada sudah diperkirakan sebanyak 2,5 juta warganya menderita alergi makanan. Gejalanya juga bervariasi, mulai dari gatal-gatal, gangguan pernafasan hingga kematian. Meskipun pertaturan pencnatuman label makanan beralergi yang baru harus sudah diterapkan di Kanada sejak 4 Agustus tahun lalu.
(odi/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN