Konsumsi Gula Pada Anak Paling Banyak dari Makanan Kemasan

Konsumsi Gula Pada Anak Paling Banyak dari Makanan Kemasan

- detikFood
Selasa, 06 Mar 2012 09:53 WIB
Foto: kpho.com
Jakarta - Gula disukai semua orang terutama anak-anak. Ditambahkan dalam kue, minuman hingga masakan. Gula tambahan yang ada pada makanan kemasan sering tidak terpantau konsumsinya. Inilah yang ditemukan dalam sebuah riset di Amerika.

Hasil laporan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memberi kabar baik. Anak-anak di Amerika sudah mengurangi konsumsi gula tambahan yang berasal dari makanan kemasan. Selain itu kabar buruknya, konsumsi gula tambahan pada anak usia dibawah 18 tahun masihh terlalu tinggi.

Pada tahun 1999 dan 2000, CDC Juga menemukan bahwa remaja antara usia 12 dan 17 tahun mengkonsumsi 22 persen gula tambahan. Gula ini ada pada biskuit, sereal, softdrink, permen dan makanan kemasan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di 2010, USDA (U.S. Department of Agriculture) Dietary Guidelines for Americans, merekomendasikan agar orang mengurangi konsumsi gula 5 hingga 15 persen. Namun menurut hasil survei National Health and Nutrition Examination Survey, justru ditemukan 16 persen anak-anak dan remaja mendapatkan kalori yang hanya dari gula.

Kebanyakan anak mendapatkan sekitar 322 kalori per hari berasal dari gula tambahan. Untuk anak perempuan antara usia 12 dan 19 tahun, rata-rata mengkonsumsi 442 kalori dari gula tambahan per hari dibandingkan anak laki-laki.

Orang tua juga perlu memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak mereka. Misalnya minuman kemasan seperti softdrink banyak mengandung gula buatan. Pejabat kesehatan di Amerika menyebutkan gula tambahan pada makanan dan minuman kemasan mengandung 59 persen kalori dan gula lebih banyak.

β€œJika sudah mengkonsumsi softdrink sebaiknya jangan makan makanan manis lagi, seperti biskuit, sereal dan muffin. Banyak makanan olahan yang ditambahkan gula,” ujar Cynthia Ogden, seorang senior penulis laporan epidemiologi di National Center for Health Statistics.

Berdasarkan berita yang dilansir dari HuffingtonPost, Paul Pestano seorang analis penelitian di National Center for Health Statistics, mengatakan bahwa WebMD meminta kepada para peneliti agar para orang tua dapat membantu anak mereka untuk mengurangi asupan gula tambahan. Dengan membatasi makanan kemasan seperti, permen, selai, sirup, sereal manis dan lainnya.

(Odi/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads