Buah Jeruk dan Kiwi Dapat Kurangi Resiko Terkena Stroke

Buah Jeruk dan Kiwi Dapat Kurangi Resiko Terkena Stroke

- detikFood
Selasa, 28 Feb 2012 09:17 WIB
Foto: footage.shutterstock.com
Jakarta - Buah jeruk kaya akan antioksidan dan flavonoid. Rasa segarnya membuat banyak orang sangat menyukai buah ini. Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa banyak makan jeruk dapat mengurangi resiko terkena stroke.

Selain buah jeruk, buah kiwi juga kaya akan antioksidan dan flavonoid. Sebuah penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal Stroke menunjukkan bahwa flavonoid dan antioksidan dalam jeruk, teh dan kiwi, berkaitan dengan rendahnya resiko terkena stroke iskemik (penyumbatan darah diotak) pada wanita.

Para peneliti juga menemukan dalam studinya, bahwa wanita yang banyak mengkonsumsi flavonoid pada makanan mereka selama 14 tahun, beresiko 19 persen lebih rendah terkena stroke dibandingkan dengan wanita yang mengkonsumsi flavonoid lebih sedikit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œStudi kami mendukung kesimpulan bahwa flavanones berkaitan dengan pengurangan resiko stroke dengan sederhana,” ujar peneliti Kathryn M. Rexrode, MD, MPH, dari Boston Harvard Medical School dan Rumah Sakit Wanita, seperti dikutip CBS News. Ia juga mencatat bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi bahwa ia tidak merekomendasikan untuk konsumsi suplemen flavanon.

Seperti yang dilansir Med Page Today, penelitian ini melibatkan 70.000 perempuan yang berpartisipasi dalam Nurses Health Study. Para peneliti menemukan bahwa teh merupakan sumber terbesar dari flavonoid untuk wanita yang sedang berdiet. Selain itu juga disertai makan buah-buahan seperti apel dan jeruk.

ABC News juga menyebutkan bahwa studi ini tidak mengatakan berapa banyak buah jeruk yang perlu dikonsumsi oleh wanita untuk mendapatkan manfaatnya. Studi ini juga mampu mengatakan bahwa resiko stroke berkurang karena banyak makan buah yang mengandung flavonoid.

β€œStudi ini sama sekali tidak ada hubungannya antara buah dan sroke,” ujar kepala kesehatan ABC News dan medis Editor Dr Richard Besser dalam artikel ABC News.

Juru bicara American Heart Association, Penny Kris-Etherton, PHD yang juga seorang Penn State profesor gizi, mengatakan bahwa keseluruhan hasil penelitian menunjukkan bahwa sayuran dan buah adalah makanan yang baik untuk kesehatan.

Flavonoid juga dapat ditemukan dalam sayuran hijau, kuning dan merah. Warna alami pada makanan tersebut juga dapat membantu menurunkan resiko terkena serangan jantung dan diabetes tipe 2 pada wanita, serta resistensi insulin dan kadar kolesterol menjadi rendah.



(Odi/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads