Ternyata Label Makanan Bikin Konsumen Bingung

Ternyata Label Makanan Bikin Konsumen Bingung

- detikFood
Selasa, 07 Feb 2012 09:43 WIB
Foto: www.elev8.com
Jakarta - Label nutrisi makanan seharusnya berisi info kandungan gizi sebuah produk. Namun dalam sebuah survei terbukti lebih dari setengah responden mengaku bingung dan tidak memahami arti yang tertera pada label sebuah produk.

Perusahaan riset Nielsen akhir Januari 2012 lalu mengumumkan hasil riset survei online mereka seputar label nutrisi makanan. Riset tersebut diikuti oleh sekitar 25.000 responden dari 56 negara di seluruh dunia.

Hasilnya cukup mengejutkan, karena 59% atau sekitar 14.750 responden mengaku bahwa mereka tidak dapat memahami angka-angka dan simbol yang tertera dalam tabel label nutrisi produk. Sementara setengah dari responden mengatakan bahwa mereka sedang berusaha menurunkan berat badan. Lalu 78% dari mereka sedang berusaha menurunkan berat badan dengan melakukan diet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti yang dilansir nydailynews.com, Nielsen beranggapan bahwa hasil survei tersebut menunjukkan adanya celah yang harus menjadi perhatian bagi para industri makanan. Perusahaan seharusnya memberikan makanan yang sehat bagi konsumen mereka di seluruh dunia.

Nilai tertinggi diperoleh oleh responden dari Amerika Utara. 58% dari responden yang berasal dari wilayah tersebut mengaku memahami arti dari label nutrisi makanan. Sedangkan responden dari Kanada menempati tempat kedua yaitu sekitar 49%.

Tetapi negara-negara yang umumnya menggunakan bahasa Cina, memiliki tingkat kebingungan paling tinggi dalam membaca label makanan. Terutama jika dibandingkan dengan negara-negara di wilayah Asia Pasifik lainnya seperti India, Australia dan Selandia Baru. Di Eropa hasilnya terbagi-bagi, antar negara yang satu dengan yang lain memiliki tingkat pemahaman yang berbeda.

Di Portugis misalnya, konsumen lebih percaya diri karena sekitar 61% responden mengaku memahami arti label makanan. Sebaliknya di Perancis hanya 31% responden yang mengaku memahaminya.

Dalam survei ini responden dari seluruh dunia juga menyatakan keraguan mereka akan kebenaran fakta dari label yang tertera dalam setiap produk. Terutama jika pada tabel nutrisi tertera kandungan rendah lemak (low fat) dan memakai bahan-bahan alami (all natural).

Survei yang dipublikasikan di Journal of the American Dietetic Association ini juga menyarankan, agar tabel label nutrisi ditaruh di bagian tengah produk untuk menarik perhatian konsumen. Tidak di pinggiran atau di belakang produk yang tak terlihat.
(dev/Odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads