Standar Nutrisi Baru Amerika Untuk Turunkan Obesitas

Standar Nutrisi Baru Amerika Untuk Turunkan Obesitas

- detikFood
Senin, 06 Feb 2012 10:08 WIB
Foto: Reuters
Jakarta - Makan siang anak sekolah di Amerika akhir-akhir ini menjadi sorotan. Terutama dengan meningkatnya obesitas di kalangan anak-anak dan remaja. Michelle Obama pun mengeluarkan Standar Nutrisi Makanan baru.

Warga Amerika akhir-akhir ini sedang berperang dengan obesitas alias kelebihan berat badan. Michelle Obama yang giat mengkampanyekan gaya hidup sehat pun memberi perhatian khusus. Beberapa hari lalu istri Presiden AS ini pun mengeluarkan Standar Nutrisi Baru di Amerika.

Permasalahan ini berawal sejak November 2011 lalu. Pemerintahan Obama mengusulkan untuk membuat menu makan siang lebih sehat untuk anak sekolah. Namun usul tersebut sempat ditentang oleh Kongres AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam peraturan baru yang mereka buat, diharapkan makan siang anak-anak dapat lebih sehat dengan mengandung lebih banyak sayuran, buah, gandum, dan rendah lemak. Untuk pertama kalinya peraturan ini juga memuat pembatasan kadar garam dan trans fat. Selain itu terdapat pengurangan penyajian kentang serta mengubah pandangan bahwa tomat pada pizza dianggap sebagai sayuran.

"Sebagai orang tua, tentunya kita ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak, caranya dengan membatasi junk food dan memastikan mereka menyantap makanan yang seimbang," jelas Michelle seperti yang dikutip dari nytimes.com, saat mengusulkan peraturan baru tersebut di Parklawn Elementary School, Alexandria.

Standar Nutrisi Baru baru tersebut diperdebatkan para ahli nutrisi dan anggota Kongres AS yang menolak usulan pemerintahan Obama. Seperti yang dikutip dari Associated Press alasan penolakan lebih untuk menyenangkan hati para pelobi.

Namun Kongres menyangkal dengan mengatakan persyaratan USDA baru akan terlalu memakan biaya jika diterapkan. Pasalnya dengan menambah buah-buahan, sayuran, dan susu rendah lemak dalam daftar menu makan siang sekolah, maka pemerintah harus mengeluarkan biaya tambahan sebesar $3.2 miliar.

Sebaliknya para ahli nutrisi malah memuji langkah yang diambil oleh pemerintahan Obama. "Kami memuji Departemen Pertanian AS untuk mengeluarkan panduan baru untuk membantu sekolah-sekolah di seluruh negeri melayani makanan sehat kepada siswa," ujar Jessica Donze Black, direktur proyek Kid's Safe and Healthful Foods.

Selain itu juru bicara dari National Potato Council, Mark Szymanski mengaku sangat senang dengan adanya peraturan baru yang dapat meningkatkan kualitas makan siang anak-anak. Namun ada beberapa hal yang masih harus digarisbawahi. Misalkan saja, pembatasan penyajian kentang dan digantikan dengan sayuran lain. Ia menilai bahwa dengan kata lain kentang dianggap hanya sebagai sayuan kelas dua.

Di Amerika setiap harinya terdapat sekitar 32 juta anak yang mengikuti program makan siang di sekolah. Diharapka dengan pola makan seimbang yang diterapkan sejak anak-anak dapat mengubah kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi makanan dan bisa mengurangi tingkat obesitas.

Standar Nutrisi Baru AS ini merupakan langkah yang diambil pemerintahan Amerika setelah 15 tahun lamanya. Peraturan ini disetujui akhir Januari 2012 dan akan mulai efektif diberlakukan 1 July 2012 mendatang di sekolah-sekolah di Amerika.






(dev/Odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads