Ini bukan omong kosong. Peneliti dari Radboud University Nijmegen, Belanda, telah membuktikan bahwa perempuan yang makan bersama cenderung saling meniru kecepatan makan rekannya.
Dalam studi yang dimuat di jurnal PLoS One ini tertulis bahwa tim peneliti mengajak dua orang wanita yang tak saling kenal untuk bersantap bersama. Para peneliti kemudian mengukur waktu yang dibutuhkan untuk menghabiskan makanan dalam sekali suap. Ternyata, catatan waktu keduanya sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah ada beberapa riset yang menguatkan fakta bahwa cara makan dan minum kita dipengaruhi orang dan lingkungan sekitar. Penulis riset ini, Roel Hermans, menduga bahwa tindakan meniru ini dikarenakan kita ingin disukai oleh orang lain.
βAlasan lainnya adalah, kita memiliki keinginan dasar untuk meniru orang lain. Ketika melihat rekan menyuapkan makanan, sistem motorik kita menggerakkan tubuh untuk makan juga,β kata Roel seperti dikutip dari My Health News Daily. Hal ini bisa pula terjadi karena wanita melihat tindakan orang lain untuk memandu sikapnya agar sesuai dengan norma yang berlaku.
Roel menambahkan, wanita 3 kali lebih sering meniru rekan makannya selama 10 menit pertama bersantap dibanding di 10 menit terakhir. Ia menduga hal ini dilakukan untuk menjaga hubungan dengan orang asing.
Pria ini memberi saran kepada orang-orang yang sedang menjalankan diet. βJangan cuma fokus ke makanan sehat, tapi juga lingkungan sekitar. Jangan abaikan sinyal dari dalam tubuh Anda lalu mengikuti orang lain,β ujar Roel.
Untuk ke depannya, Roel berharap dapat memelajari sikap pria, anak-anak, dan lansia saat makan, termasuk apakah hasilnya akan sama jika kedua orang tersebut sudah saling mengenal. Dr. Sarah-Jeanne Salvy, ilmuwan RAND Corp. yang meneliti perilaku makan, berharap bisa melihat alasan di balik pola peniruan tersebut.
βAlasan karena ingin mengambil hati orang lain dan murni karena ingin meniru harus dibedakan,β saran Sarah.
(Odi/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN