Rumput laut yang biasa dikonsumsi manusia adalah alga merah. Jenisnya beragam, mulai dari Palmaria palmata, Gelidium amansii, Porphyra, Laver, Chondrus crispus, hingga Kappaphycus alvarezii. Rumput laut dapat disajikan sebagai minuman atau makanan.
Ternyata, rumput laut sudah dikenal sebagai afrodisiak sejak dulu. Pujangga Romawi kuno bernama Juvenal menasihati pasangan yang sedang bertengkar untuk memakan rumput laut agar kemarahannya mereda. Ganggang juga sudah banyak dikonsumsi di Inggris sejak zaman Shakespeare.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumput laut juga bisa dicampur dengan rum dan rempah-rempah agar manfaatnya lebih terasa. Minuman ini populer di beberapa daerah dan dapat dijumpai dalam bentuk kalengan. Menurut eatsomethingsexy.com, jika di Belize Anda mengatakan ingin makan rumput laut, Anda akan disambut cekikikan dan kedipan mata warga setempat karena berhubungan dengan afrodisiak.
Meski belum ada penelitian khusus mengenai manfaat rumput laut untuk seks, nampaknya anggapan tradisional tersebut benar adanya. Jika dilihat dari kandungan gizinya, rumput laut mengandung vitamin B1 yang dapat mengatasi kelelahan dan stres. Sementara itu, vitamin B2 dalam ganggang membantu produksi hormon.
Rumput laut mengandung vitamin E dosis tinggi yang dapat menangkal radikal bebas dalam membran sperma serta mengatur fungsi kelenjar seks. Ganggang juga sarat mineral mangan untuk mempertahankan gairah seks yang sehat.
Semua manfaat di atas dapat meningkatkan kualitas hubungan Anda dengan pasangan. Apalagi rumput laut juga mengandung serat, yodium, selenium, serta rendah lemak dan kalori.
(Odi/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN